Di setiap negara pasti memiliki keunikannya sendiri. ane yang baik hatinya ini akan memberikan tahu agan mengenai 10 hal unik di 10 negara ini :
1. Perancis â" Zona waktu terbanyak di dunia
Siapa sih yang gak tahu negara yang katanya paling romantis sedunia ini? Hehehe.. Selain termasuk ke dalam daftar negara dengan copet terlihai ini, Perancis juga memiliki fakta lainnya yang mungkin belum agan tahu yaitu bahwa negara ini memiliki zona waktu terbanyak di dunia. Di negara ini ada 12 zona waktu. Jelas beda jauh jika dibandingkan dengan Indonesia yang hanya punya 3 zona waktu (WIB, WIT, dan WITA). Negara yang juga punya zona waktu terbanyak adalah AS (11) dan Rusia (9).
2. Maladewa â" Negara yang akan tenggelam
Isu pemanasan global yang lagi banyak di omongin ternyata bikin was-was beberapa negara termasuk Maladewa loh guys. Menurut beberapa sumber mengatakan bahwa pemanasan global yang berdampak pada kenaikan air laut meningkatkan kemungkinan negara-negara yang dikelilingi laut seperti Maladewa bisa tenggelam. Hiiiiiâ¦
Spoiler for indah nya maladewa:
Quote:Maladewa telah mengungkapkan rencana untuk membangun lapangan golf mengambang di atas air, yangdiakses melalui sebuah terowongan bawah laut.
Pulau buatan ini akan menggantikan pulau-pulau yang tenggelam di bawah permukaan laut. Lapangan golf akan ada di satu pulau berbentuk bintang buatan.
3. Nauru â" Tempatnya orang gemuk
Nah loh, apa coba maksudnya? Maksudnya adalah bahwa negara Nauru memiliki jumlah penduduk gemuk mencapai 95%. Wow! Penyebabnya adalah karena warga negaranya terbiasa makan-makanan fast food dari negara-negara di sekitarnya. Jangan ditiru ya gan
Spoiler for salah seorang warga nauru:
4. Mongolia â" Sulit ketemu tetangga
Gimana mau ketemu tetangga coba kalau yang tinggal cuma 4 orang per mil? Hehehe. Siap-siap gak ketemu tetangga deh kalau kamu jadi warga sini. Kalau dibandingkan dengan Hongkong yakni 340.000 orang per milnya jelas beda jauh dong?
Spoiler for mongolia:
5. Rusia â" Negara dengan tank terbanyak
Jika agan mengira bahwa Israel atau Palestina adalah negara dengan jumlah terbanyak tanknya, agan salah. Meskipun kedua negara tersebut memang hobi berantem tapi jumlah tank mereka gak sebanyak Rusia yakni 21.000. Sementara AS memiliki 16.000.
Spoiler for tank rusia:
6. Falkand Island â" Domba Terbanyak
agan boleh percaya atau enggak tentang fakta ini. 1 orang di Falkand Island memiliki 350 domba. Bayangkan 1 orang loh ya dan bukan 1 keluarga. Wah kira-kira ada berapa banyak domba ya di sana?
Quote:
7. Malta â" Warganya terbanyak tinggal di luar negeri
Kedengarannya sih keren ya. Eits tapi warga di negara ini banyak hijrah ke luar karena kondisi ekonomi yang stabil dan tingkat kelahiran yang cukup tinggi. Tapi negara ini memiliki keindahan alam yang yahud loh.
Spoiler for malta:
malta termasuk 10 negara terkecil di dunia gan
8. Libya â" 99% negara ini diselimuti gurun pasir
Kalau agan nebak Arab Saudi atau Mesir adalah negara dengan gurun pasir terluas agan keliru. Libya adalah negara dengan luas gurun pasir terluas mencapai 99% dan merupakan negara terkering.
Quote:
9. AS â" Narapidana terbanyak
Negara adidaya ini memiliki jumlah narapidana terbanyak di dunia loh gan mencapai 2,2 juta. Sementara di urutan kedua ada China (1,5 juta) dan Rusia (870 ribu jiwa)
Jumlah napi As hampir sama dengan jumlah penduduk negara Mongolia..
betah gan tinggal kayak gini?
Spoiler for sangar gan:
10. Singapore â" Negara yang tidak memiliki lahan pertanian
Singapore adalah satu-satunya negara yang sama sekali tidak memiliki kahan pertanian di dunia.
mereka menggunakan sistem pertanian vertikal
Spoiler for singapura:
Quote: Jangan lupa
kalau berkenan lemparin ane
Quote: Sumber
sumber
Foto dan gambar diambil dan diolah dari berbagai macam sumber di internet dan dipergunakan sebatas untuk informasi belaka
Quote:TINGGALKAN JEJAK YA KASKUSER ,TS AKAN MENGUPDATE KALO BANYAK YANG KOMENG
KOMENG KASKUSER
Quote:Original Posted By glowgecko âº
mantaaap nih thread begini yg pantes ht.
Quote:Original Posted By ivan_snada âº
semoga jadi ht gan, keren nih thread, ane kasih bintang 5 dah
Quote:Original Posted By screamo3110 âº
nice trit gan, ane paling suka trit bermutu kaya gini
Quote:Original Posted By yehezkielgin âº
Keren gan , smoga jdi HT
Quote:Original Posted By surealisme âº
Indonesia gak masuk gan negara dengan cabe2an terbanyak didunia...
Quote:Original Posted By miniproject âº
perancis yg kecil ternyata zona waktunya banyak gannnn
kerennn
ane baru tau nih
Quote:Original Posted By misxsim âº
Baru tahu ane Singapura gak punya lahan pertanian.
Quote:Original Posted By atomic90 âº
kasian tuh yg mau tenggelam, mau numpang dimana tuh ntar
di hati mu gan
Quote:Original Posted By pouers âº
Buat yang bingung kenapa Prancis zona waktunya banyak, karena wilayah jajahannya/ territorialnya banyak gan, semacam persemakmuran gitu gan tapi msh dibawah kendali Prancisnya, jd msh dianggap wilayah negara Perancis.
Pejwan kalol berkenan gan TS
Quote:Original Posted By agan.LOMBOK âº
fakta fakta yang mencengangkan gan
Quote:Original Posted By playns âº
mantap gan calon hate
Quote:Original Posted By adityamhndra âº
Indonesia dengan korupsi trbanyak
salah gan ,ini daftar negara terkorup di dunia
Spoiler for indonesia bukan terkurop di dunia:
1. Azerbaijan
2. Bangladesh
3. Bolivia
4. kamerun
5. Indonesia
6. Irak
7. Kenya
8. Nigeria
9. Pakistan
10. Rusia.
yang benar di ASia-Pasifik
Spoiler for negara paling korup di Asia-Pasifik :
1. Indonesia
2. Kamboja
3. Vietnam
4. Filipina
5. India
Quote:Original Posted By mahfudsidik76 âº
klo indonesia apa gan
Ada gan
Spoiler for jawaban nya :
eittzzz salah
Spoiler for yg benar ini gan :
Indonesia Negara Maritim Terbesar di Dunia
Indonesia juga dikenal sebagai negara maritim terbesar di dunia. Total perairan di Indonesia seluas lebih dari 3,2 juta km2 dan juga memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah negara Kanada. Untuk mengamankannya dari serangan musuh dan pencuri kekayaan alam di Indonesia, tentu dibutuhkan pasukan militer yang tangguh. Dan untuk tugas itu diserahkan kepada marinir angkatan laut Indonesia.
UPDATE
BANYAK YANG BARU TAU NEGARA NAURU ,NE ANE CERITAIN
Spoiler for yang suka baca buka:
Kisah Sedih Republik Nauru Habis Kaya Terbitlah Duka
Bopeng, kemarau dan miskin. Itulah tiga kata yang bisa menggambarkan keadaan Nauru saat ini. Sebuah negara kecil seluas 'telapak tangan' di daerah Pasifik Selatan Mikronesia, 500 km dari dari pulau Papua. Ironis, karena negara berarea 21km persegi ini selama 30 tahun pernah tercatat sebagai salah satu negara terkaya di dunia. Pendapatan perkapitanya pada tahun 1981 mencapai 17.000 dolar, bandingkan dengan Indonesia yang hanya 530 dolar perkapita di tahun yang sama. Dengan pendapatan setinggi itu dan jumlah penduduk yang hanya 13 ribu jiwa (masih lebih banyak penonton liga Indonesia lawan Arab Saudi tempo hari yang mencapai 90.000 jiwa) Nauru menjelma menjadi negara yang sangat kaya. Mereka membangun gedung-gedung tinggi. Membeli mobil-mobil dan pesawat-pesawat komersial mewah. Tak ada orang miskin di sana, apalagi gelandangan. Negara mensubsidi kehidupan seluruh rakyatnya. Lebih dari 80% angkatan kerja diangkat sebagai pegawai negeri. Para pegawai ini tidak terikat jam kerja. Mereka boleh datang dan pergi sesuka hati. Para penganggur pun disubsidi oleh negara. Pendek kata, saking kayanya Nauru, tanpa bekerja pun para penduduk bisa hidup mewah. Rakyat tidak dikenakan pajak. Pendidikan dan kesehatan gratis, pangan disubsidi, yang ingin sekolah ke luar negeri diberi beasiswa. Bahkan saking manjanya, penduduk Nauru enggan jadi pekerja lapangan. Pemerintahnya terpaksa mengimpor tenaga kerja dari Australia, Cina, Kiribati dan Tuvalu.
Negara Phospat
Apa yang membuat Nauru menjadi sebegitu kaya? tak lain karena kotoran burung. Lebih dari 70% tanah Nauru terdiri atas endapan tahi burung Guano yang menumpuk selama ratusan bahkan ribuan tahun lalu. Hal ini dikarenakan dulunya Nauru merupakan tempat bagi koloni besar burung Guano. Kotoran burung ini menjadi phospat, yang berfungsi sebagai pupuk tanaman.
Phospat ditemukan tahun 1899 dan mulai dieksplorasi tahun 1907. Saat itu Nauru masih menjadi bagian dari negara Australia. Setelah diberi kemerdekaan pada 31 Januari 1968, pertambangan phospat dikuasai putra daerah. Diperkirakan, jumlah phospat berkualitas tinggi di seluruh Nauru 41 juta ton. Ini jumlah yang teramat besar. Bandingkan dengan Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, jumlah seluruh phospatnya diperkirakan hanya 2,5 juta ton. Karena itu wajarlah kiranya negara yang masuk dalam daftar negara terkecil di dunia itu disebut-sebut sebagai negara phospat, dan diincar banyak negara.
Eksplorasi Berlebihan
Kekayaan membuat Nauru terlena. Mereka mengeksplorasi phospat, yang menjadi satu-satunya sandaran hidup negara itu secara besar-besaran, tanpa memikirkan masa depan. Hal ini mengakibatkan dua masalah serius.
Pertama, eksplorasi besar-besaran itu membuat cadangan phospat Nauru menipis. Jumlah ekspornya menurun drastis dari dua juta ton pertahun ke Australia dan Selandia Baru, menjadi hanya 33.000 ton saja tahun 2001. Pendapatan perkapitanya turun dari 17.000 dolar ke angka 3.000 dolar. Tahun 2006 menjadi tahun yang sangat berat bagi Nauru karena pertambangan-pertambangan besar Nauru tutup akibat ketiadaan phospat. Yang masih beroperasi hanyalah pertambangan skala kecil yang tak terlalu bisa diandalkan. Akibatnya sungguh mengerikan. Nauru kini bangkrut.
Hutang mereka mencapai 240 juta dolar, lebih besar dari APBN mereka sendiri. Nauru terpaksa melego propertinya untuk menutupi hutang seperti
gedung pencakar langit Nauru House, Sydney's Mercure Hotel and Royal Randwick Shopping Center, hotel-hotel Downtowner and Savoy Park Plaza di Melbourne. Meski demikian, hutang tetap belum lunas, masih tersisa 33 juta dolar. Nauru jatuh dalam kubangan kemiskinan. Membayar sewa gedung saja mereka kini tak mampu. Beberapa waktu lalu, 30 orang perwakilan Nauru di Sydney diusir dari gedung kantor mereka karena menunggak sewa. Lapangan terbang mereka pun kini ditutup karena tak punya dana melakukan perawatan. Di tengah kepanikan, pemerintah Nauru mengambil langkah pragmatis, mereka menawarkan Nauru kepada Australia untuk menjadi tempat pengungsian manusia-manusia perahu dengan imbalan 20 juta dolar. Namun, karena masyarakat Nauru terbiasa hidup manja dan malas akibat kemakmuran, mereka tidak tahu bagaimana cara mengurus para pengungsi ini, akibatnya para pengungsi hidup terlantar dalam kondisi menyedihkan.
Kerusakan Lingkungan
Masalah kedua Nauru adalah kerusakan lingkungan. Masalah ini tak kalah seriusnya. Organisasi pecinta lingkungan Greenpeace mencatat, akibat pertambangan yang membabi buta, 90% wilayah Nauru kini tak layak huni (waste-land),dan memerlukan rehabilitasi secara besar-besaran. Nauru menuntut Inggris, Australia dan Selandia Baru untuk membayar ganti rugi atas kerusakan ekologinya, sebab perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di Nauru berasal dari negara-negara tersebut. Pada penyelesaian sengketa di luar pengadilan, Australia setuju membayar 2,5 juta dolar Australia pertahun selama 20 tahun. Inggris dan Selandia Baru, masing-masing membayar 12 juta dolar. Namun kompensasi ini sungguh tak sebanding dengan kerusakan yang ditimbulkan. Tercatat, selain merusak 90% wilayah Nauru, pertambangan juga menghancurkan 40% kehidupan laut di Zona Ekonomi Ekslusif (Exclusive Economic Zone). Vegetasi hijau dan habitat mamalia musnah. Jenis-jenis hewan di Nauru sangat sedikit, bisa dihitung dengan jari.
Kini, masalah yang lebih gawat menanti di depan mata. Akibat kerusakan lingkungan, lahan yang ada tak bisa ditanami dan cadangan air menghilang.
Mereka terpaksa mengimpor seluruh makanan dan minuman dari Australia. Sungguh mengkhawatirkan kondisi negara kecil Nauru kini. Wilayah yang dulunya makmur dan subur itu, kini panas dan gersang. Tak ada lagi kehijauan, hanya debu yang menutup pandangan. (My)
**
Oh Nauru, Kian Pilu
Setelah eksplorasi phospat besar-besaran selama puluhan tahun, kini Nauru menuai akibatnya. Menurut investigasi Greenpeace, 90% wilayah Nauru mengalami kerusakan parah dan perlu direhabilitasi. Itu berarti hanya sekitar 2 km persegi saja wilayah Nauru yang layak huni. Greenpeace juga menemukan sebaran racun akibat aktivitas pertambangan di tiga tempat. Zat-zat beracun itu yakni Polychlorinated biphenyls (PCBs), Asbestos, Polyvinyl chloride plastic (PVC) dan metal.
Kerusakan yang luar biasa ini memerlukan masa rehabilitasi yang sangat lama dan biaya mahal. Nauru harus mengimpor pupuk, humus, dan nutrien penting lainnya untuk membangun kembali ekosistemnya. Biayanya sekitar 200 juta dolar dan prosesnya memakan waktu 30 tahun. Hal paling krusial dilakukan adalah mereklamasi kembali wilayah pertanian, sumber air bersih, peternakan, dan plantasi pepohonan. Kalau langkah ini tak dilakukan, maka seluruh penduduk Nauru harus bermigrasi ke daerah lain. Bila terus di Nauru mereka akan menderita berbagai penyakit akibat pertambangan, kelaparan dan ketiadaan air. Pilihan daerah migrasi adalah pulau-pulau kosong di wilayah Kepulauan Pasifik.
Pemerintah Nauru berniat mereklamasi kembali wilayahnya. Untuk itu tahun 1989, mereka mengajukan tuntutan terhadap Australia di Pengadilan Internasional. Nauru menuntut Australia untuk membayar kompensasi atas kerusakan lingkungan yang dilakukan perusahaan pertambangannya. Perusahaan itu sendiri sebenarnya merupakan konsorsium tiga negara, yakni Australia, Inggris dan Selandia Baru. Australia mengelak dari tuntutan ini dan menuding Nauru sebagai pihak yang seharusnya bertanggungjawab. Sebab negara ini merdeka dari Australia tahun 1968. Dan sejak itu pertambangan phospat Nauru dikelola putra daerah, bukan lagi oleh perusahaan konsorsium tersebut.
Tahun 1992, Pengadilan Internasional mengabulkan gugatan Nauru. Menurut mereka Australia dan dua negara lainnya (Inggris dan Selandia Baru) harus ikut bertanggungjawab terhadap kerusakan lingkungan Nauru, karena mereka ikut mengeksplorasi tambang ini sebelumnya.
Tahun 1993 tiga negara tersebut diwajibkan untuk membayar ganti rugi. Australia harus membayar kompensasi sebesar 107 juta dolar Australia, sedang Inggris dan Selandia Baru, masing-masingnya 12 juta dolar.
Dinaungi Awan Kelabu
Bagaimanakah masa depan Nauru selanjutnya? dinaungi awan kelabu. Kompensasi yang diberikan tiga negara tersebut sama sekali tak menolong Nauru. Dana yang ada justru dihabiskan untuk menghidupi Nauru. Bila dana habis tak jelas bagaimana lagi nasib negara kecil ini. Sekarang saja, APBN Nauru tinggal beberapa juta dolar saja.
Masih gelap bagaimana mereka menyongsong masa depan. Satu-satunya tulang punggung perekonomian mereka telah habis. Mereka tak punya potensi ekonomi lainnya seperti pariwisata. Rakyat Nauru pun terbiasa malas, tidak tahu cara bekerja keras. Kisah Nauru ini pelajaran bagi Indonesia. Bila kita terus mengeksplorasi alam membabi buta, bukan mustahil di masa depan kita pun akan bernasib sama. (My)
Republik Nauru
Luas Wilayah : 21 KM2
Bentuk Negara : Republik
Kepala Negara dan kepala pemerintahan: Presiden
Ibukota : Yaren
Agama : Protestan 58%, Katolik 24%, Konghucuc dan Taoisme 8%
Bahasa Nasional : Nauru
Mata Uang : Dollar Australia
Lagu Kebangsaan : "Anibare Bay"
Hasil Tani : -
Sumber Alam : Fosfat
Industri : Fosfat
Nauru merupakan salah satu dari lima negara merdeka terkecil di dunia. Yang lainnya adalah San Marino,Tuvalu, Gibraltar dan Vatikan. Terletak di Pasifik Barat, tepat di bawah garis khatulistiwa.
SUMBER
http://vaneshajoe.blogspot.com/2012/...is-kaya_5.html
sekarang tau kan kenapa penduduk nauru gemuk ,kerena pemalas ,jangan di tiru ya gan
Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/533f6158138b464c148b4703

