Home » » Kalau Gak Bisa Melindungi Orang Utan, Kenapa Gak Dijual Aja?

Kalau Gak Bisa Melindungi Orang Utan, Kenapa Gak Dijual Aja?

بِسمِ اللَÙ'هِ الرَÙ'حمٰنِ الرَÙ'حيمِ

Quote:

Ane dapet artikel ini dari web luar, jelas aja gan, malu banget ane, disini ane translate-in agar lebih mudah dimengerti, Maaf agak panjang, kalau agan cinta Indonesia, baca dengan teliti
Semoga bermanfaat!

Quote:Udah jelas gan, Indonesia gak punya komitmen politik atau hukum untuk menjaga populasi Orangutan yang udah sangat menurun drastis.
Meskipun ada Program Pemerintah yang akan menstabilkan populasi Orangutan yang tersisa pada 2017, Faktanya, Populasi orangutan di Kalimantan dan Sumatera MENURUN DRASTIS, Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS ONE internasional memperkirakan bahwa antara 44.170 dan 66.570 orangutan tewas di Kalimantan dalam 20 tahun terakhir, sebagian besar untuk makanan atau karena konflik dengan Manusia (cth:Habitat mereka yang dihancurkan kita )

Dan seakan "oknum" orang Indonesia ini tidak peduli pada orangutan, Kenapa? Artikel surat kabar baru-baru ini di Kalimantan Barat menunjukkan gambar seorang pria lokal dengan bangga di depan panci besar sup ​​orangutan! Gile aja!.

Suatu hari, Saya melihat beberapa gambar satelit (Google Earth) dari sebuah taman nasional di Kalimantan . Hutan di sekitar taman ini sangat vital untuk menjaga perikanan dan proses hidrologi di hutan ini. Hutan ini juga merupakan salah satu tempat "pengungsian" terakhir untuk orang utan!
Quote:

Setelah pertarungan 25 tahun oleh banyak organisasi konservasi lokal dan internasional , hutan tersebut akhirnya ditebang pada tahun 2013 dan digantikan oleh kelapa sawit . dan tidak diragukan lagi akan mengakibatkan kepunahan populasi orangutan ini .

Proses tersebut terjadi di seluruh Sumatera dan Kalimantan , sering terlepas dari apakah daerah itu dilindungi untuk konservasi atau tidak . Bahkan , studi lain di PLOS ONE menunjukkan bahwa antara tahun 2000 dan 2010 , kawasan lindung di Kalimantan kehilangan hutan mereka pada tingkat yang sama dengan Penebangan Hutan di Kalimantan.

Di bawah Pemerintahan/Manajemen Indonesia yang sekarang , masa depan orangutan dan sebagian besar spesies lain dari keanekaragaman hayati yang luar biasa di Indonesia terlihat sangat suram .

Ini bukan pekerjaan saya untuk menentukan kebijakan di Indonesia . Tanggung jawab itu terletak pada pemerintah lokal dan nasional dan seluruh orang-orang Indonesia .Namun, sudah jelas bahwa Indonesia tidak bisa menjamin hukum untuk melindungi orang utan!!!
Quote:Bayi orangutan yatim piatu di luar Palangkaraya di Kalimantan Tengah.

Tujuan pemerintah untuk menstabilkan seluruh populasi orangutan sebelum tahun 2017 sangat tidak sesuai dengan fakta di lapangan, dimana Ribuan orang utan dan habitatnya dibunuh dan di hancurkan tanpa diberi hukuman yang berat (Atau bahkan tanpa diberi hukuman!!)

Kita anggap praktis aja, mengapa Pemerintah secara terbuka mengakui bahwa Indonesia belum siap untuk melindungi orang utan? , dan mengakui bahwa negara ini memiliki prioritas yang lebih penting seperti pembangunan nasional ?

Ini akan membuka peluang baru , misalnya , memberikan orangutan Indonesia ke negara-negara yang ingin dan mampu untuk melindungi mereka , baik secara gratis atau pun dengan biaya .


Seperti Panda China yang disewa ke kebun binatang di luar negeri sebesar US $ 550.000 per tahun. Kenapa hal ini gak ditiru oleh Indonesia?
Mungkin Brunei, yang tidak memiliki orangutan liar itu sendiri , ingin mengambil beberapa ribu dari tangan Indonesia. Setidaknya negara yang memiliki kehilangan hutan yang sangat sedikit dan tidak banyak masalah berburu . Dan kemudian ada Semenanjung Malaya , yang sekitar 12.000 tahun yang lalu masih berisi orangutan , dan mungkin pemerintah mereka ingin beberapa juga.

Quote:

Negara Bagian Sabah di Malaysia menghasilkan US $ 1,5 miliar melalui wisata lingkungan (Kebanyakan turis ingin melihat Orangutan). Malaysia agak kekurangan orangutan di hutan barat mereka dan mungkin ingin menambahkan beberapa dari Kalimantan .

Proposal saya agak "tong-kosong nyaring bunyinya" , karena saya ragu bahwa Indonesia akan memberikan atau menjual orangutan ke Malaysia . Tapi poin saya adalah valid. Jika Anda tidak tertarik dalam menjaga sesuatu karena Anda tidak berpikir itu memiliki nilai yang cukup , mengapa kemudian tidak memberikannya ke orang lain yang lebih menghargai itu ?

Indonesia juga punya solusi yang lebih baik, Mengapa tidak serius dan berkomitmen untuk menjaga orang utan? Soal biaya, pasti banyak investor luar yang ingin menyelamatkan orang utan juga..

Yang paling penting , ini bukan hanya tentang orangutan . Orangutan berdiri di hutan dan hutan berdiri untuk berbagai kepentingan ekonomi, sosial , dan budaya.

Saat ini, Indonesia dengan cepat mengkonversi Lahan Hutan menjadi Lahan Non-Hutan, hal itu dalam jangka pendek itu meningkatkan ekonomi, namun TIDAK Dalam Jangka Panjang

Perencanaan pemerintah yang baik tergantung pada pemahaman manfaat jangka panjang dan jangka pendek serta keputusan tertentu . Mengorbankan orangutan , hutan , dan jasa hutan untuk kelapa penghasil minyak mungkin berubah menjadi lebih bodoh daripada yang terlihat .

Quote:


Spoiler for Komen TS: Indonesia saat ini udah bener2 ancur dalam menjaga ekosistemnya,hal ini tidak terlepas dari Pemerintah yang korup, Menjual orangutan ke luar negeri mungkin juga ide yang bagus

Quote:Hargai TS yang bersusah payah membuat Thread ini dengan minimal memberi dan Juga Komen
Ane gak nolak kalau ada yang ngasih :bigcendol :bigcendol
Dan Nolak

sumber

Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/5315bdd420cb17d6248b45a5

Hosting

Hosting
Hosting

TryOut AAMAI

Hosting Idwebhost

Hosting Idwebhost
Hosting Handal Indonesia

Belajar Matematika SD

Popular Posts

Arsip Kaskus HT

 
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger