Home » » Apakah Agan Sudah Menikah Tapi Masih Disubsidi Orang Tua?

Apakah Agan Sudah Menikah Tapi Masih Disubsidi Orang Tua?



Quote:Quote:Sekedar Pembuka
Quote:
Quote:Spoiler for Bagi sebagian yang lain, berani membina keluarga adalah menjadi sebuah keluarga mandiri. Keluar dari rumah dan sanggup membiayai kebutuhannya sendiri, meskipun itu masih pas-pasan. Kebebasan mengatur rumah tangga sendiri adalah bentuk kemandirian dan kebebasan yang jauh lebih besar nilainya daripada materi. Disadari atau tidak, masih banyak disekitar kita orang yang sudah menikah tapi masih mendapatkan subsidi dari orang tuanya, keliatannya enak, tapi apakah seperti itu ?

Quote:Quote:Mengapa Harus Subsidi ?
Quote:
Quote:Spoiler for Ada banyak sebab sebuah keluarga membutuhkan subsidi dari pihak lain, antara lain karena kepala keluarga tidak berpenghasilan, atau penghasilannya tidak cukup. Ada juga karena anak orang kaya, dimana sudah mempunyai kebiasaan keturutan semua kemauannya. Mengandalkan penghasilan saja jadi tak cukup kalau mau ganti mobil, ganti gadget, menyekolahkan anak. Bekerja pada orang tua, kalau kurang tinggal minta tambahan. Memang suka morotin. Bisa juga karena sudah mempunyai mental peminta-minta. Pada pernikahan dini juga berakibat belum siapnya kepala keluarga bekerja, tetapi sudah harus menghidupi anak istri.

Quote:Quote:Apa Enaknya Subsidi ?
Quote:
Quote:Spoiler for Enak atau tidaknya sebenarnya relatif juga. Tergantung pada si penerima. Yang pasti kebutuhan tercukupi. Segala keinginan yang sifatnya materi bisa dibeli dan dimiliki. Tanpa perlu bekerja berat dan memikirkan kalau kurang. Tidak perlu kepikiran sampai tidak punya uang dan harus berhemat. Toh, kalau habis tinggal minta lagi. Malahan ada yang sampai disodor-sodori sebelum meminta.

Quote:Quote:Apa Tidak Enaknya Subsidi ?
Quote:
Quote:Spoiler for Yang pasti kehilangan kebebasan. Orang lain, meskipun itu orang tua sendiri atau mertua mereka juga ingin tahu subsidi yang diberikan berguna atau tidak. Rasa mau tahu itulah yang akan menguras energi kehidupan berumah tangga. Akan terjadi banyak intervensi yang belum tentu bisa diterima satu sama lain. Bertengkar gara-gara uang jadi kerap terjadi, belum lagi kalau sampai jadi omongan di luaran. Jadi biang sakit hati.

Quote:Quote:Apa Dampak Buruk Subsidi ?
Quote:
Quote:Spoiler for Dengan adanya subsidi yang pasti independensi dan privasi sebuah keluarga jadi hilang. Ada pihak lain yang juga berhak mengawasi, mengatur, turut campur pada setiap kagiatan di rumah tangga. Keadaan inilah yang biasanya menjadi biang keributan antara suami istri. Kerap terjadi saling menyalahkan satu sama lain juga akan selalu mengiringi rumah tangga ini.
Quote:
Quote:Spoiler for Keluarga bersubsidi juga cenderung tidak bisa mengatur keuangan, bahkan cenderung berkekurangan. Ada juga yang sampai berusaha mencari muka pada pemberi subsidi, agar bisa mendapat lebih dari sudah diperolehnya. Kalau sudah begini dampak psikologisnya jadi jelek sekali.
Quote:
Quote:Spoiler for Pemberi subsidi belum tentu bisa diharapkan terus-menerus, bisa juga suatu saat penyandang subsidi mengalami masalah keuangan. Kalau sudah begini, mau mengandalkan siapa lagi. Keadaan ini bisa menyebabkan olengnya rumah tangga, percekcokan, perceraian dan jatuh miskin.
Quote:
Quote:Spoiler for Hal yang juga tidak enak adalah hubungan dengan pemberi subsidi harus selalu dijaga baik. Mau tunduk dan selalu memberi prioritas padanya, akan selalu ada rasa hutang budi kepada pemberi subsidi. Apabila karena sesuatu hal hubungan menjadi buruk, ya jangan sakit hati kalau jadi omongan atau diungkit-ungkit atas subsidinya.

Quote:Quote:Berani Menikah Berani Mandiri
Quote:
Quote:Spoiler for Sebenarnya niat luhur untuk membangun sebuah rumah tangga akan diberkahi Tuhan. Ketika sepasang anak manusia berniat menyatukan diri dalam perkimpoian suci, ada berkat dari Tuhan yang pasti menyertainya, tidak perlu dihitung-hitung bentuknya seperti apa. Juga bukan untuk dibanding-bandingkan. Ya, bersyukur sekali kalau memang di awal hidup berumah tangga sudah serba mapan hasil keringat sendiri. Hidup bersama, menyatukan dua rasa dan dua selera. Itu tidak mudah. Sebuah niat harus disertai usaha. Mengawali hidup bersama dengan penuh syukur dan mengatur keuangan yang menjadi rezeki dari Tuhan adalah awal yang indah. Jangan selalu berpikir khawatir kekurangan, tetapi bagaimana bisa mencukupkan.


Quote:
SUMBER
Sumber Thread : Source
Sumber Gambar : TKP


Semoga Bermanfaat

Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/53b1567d1a9975f2788b4718

TryOut AAMAI

Popular Posts

Solusi WC Mampet Degra Simba

Arsip Kaskus HT

 
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
close(x)