Home » » Inikah Arti Merdeka Untuk Agan?

Inikah Arti Merdeka Untuk Agan?

Quote:



Quote:

Quote:"Apakah kami orang-orang yang tinggal di perbatasan harus membelah dada kami untuk menunjukan bahwa darah kami masih merah semerah warna bendera Indonesia? Apakah kami juga harus menyayat hati kami dengan sebilah pisau, sekedar untuk menunjukan bahwa ada sayap-sayap sang garuda di hati kami?"

Quote:"Lalu apalah artinya gelar itu jika di negeri orang kami masih saja dianggap sebagai budak asal Indonesia, yang bodoh, kotor, miskin, dan kampungan. Bahkan lebih hina dari seekor babi.......Di Timur tengah kami diperkosa, di Malaysia kami disiksa, di Hongkong kami dianggap seperti bukan manusia.

Bahkan ketika kami pulang ke tanah air yang katanya telah merdeka pun kami masih saja diperas, diancam, dan dihina-hina"



Quote:

Sampai hari ini masih tercatat dengan jelas di buku-buku sejarah Indonesia, bahwa kemerdekaan bangsa ini diraih pada hari Jumat, tanggal 17 Agustus 1945. Pekik kemenangan yang digaungkan oleh sang Proklamator pada saat itu setidaknya telah memberikan secercah harapan kepada seluruh rakyat Indonesia, tentang kemerdekaan.....Dan atas berkat rahmat Allah, sebuah "kado" terbaik telah dititipkan lewat darah dan tetesan airmata para pejuang tanah air terdahulu. Untuk diberikan kepada ibu pertiwi dan generasi muda Indonesia ke depannya......Tetapi?

Akan tetapi hari ini.......Aku, kamu, mereka, dan kita semua yang merasa dirampas hak-hak kemerdekaannya oleh mereka yang haus akan harta dan kekuasaan, ingin bertanya kepada ibu pertiwi. Apakah ini artinya merdeka setelah MERDEKA? seperti yang tercatat dalam kertas kecil di dalam kado itu.



Apakah ini yang Namanya "Merdeka" Setelah MERDEKA?


Quote:Indonesia Itu Jawa?



Kata para guru, Indonesia itu luas, seperti yang terdengar dalam sebuah lagu "dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau...." Dan masih kata mereka juga, bahwa Indonesia itu katanya kaya raya, makmur, dan sejahtera.

Sejak kecil kita diajarkan bahwa Indonesia itu memang luas, seperti yang terlihat pada peta di buku-buku pelajaran di sekolah. Tetapi bagi kami yang tinggal di pelosok-pelosok di luar tanah Jawa, semua itu tidak lebih hanya sekedar pelajaran belaka.....

Dan sekarang tolong beri kami sebuah kalkulator, agar kami bisa menghitung dengan akurat seberapa banyak para pejabat, penguasa hingga presiden yang berasal dari "sana." Saking banyaknya hingga mereka lupa bahwa Indonesia, harusnya bukan cuma pulau Jawa. Atau mungkin mereka menganggap, bahwa pelosok Sumatera, tepian Kalimantan, dan pulau-pulau lainnya hingga ke Papua, hanyalah sekedar pajangan dan pelengkap saja......

Makin sempurna rasanya penderitaan kami, ketika kami dihimbau, bahkan juga dilarang untuk datang ke Jakarta. Sekedar untuk mencari kehidupan yang lebih baik untuk kami sumbangkan ke daerah asal kami......

Spoiler for Indonesiaku - Terlantar Di Negeri Petro Dollar



Inikah arti merdeka bagi kami?



Quote:Wajah Suram di Perbatasan



"Jika mereka yang tinggal di Jawa, atau di pusat pusat kota lainnya masih saja meributkan soal buruknya layanan kesehatan dan semrawutnya sistem pendidikan. Lalu bagaimana dengan nasib kami yang tinggal di pelosok pelosok perbatasan?"

Seandainya ibu pertiwi dapat mendengar jeritan kami orang-orang yang tinggal di perbatasan. Kami hanya ingin berkata kepadamu "Inikah Indonesia yang berkah dan sejahtera itu?"

"Apakah kami orang-orang yang tinggal di perbatasan harus membelah dada kami untuk menunjukan bahwa darah kami masih merah semerah warna bendera Indonesia? Apakah kami juga harus menyayat nyayat hati kami dengan sebilah pisau untuk menunjukan bahwa ada sayap-sayap sang garuda di hati kami?"

"Meskipun ini sudah bukan lagi jaman perang, tapi kami rela menjadi tumbal sekaligus "etalase" bagi bangsa ini, tapi tolong.....Beri kami sesuatu yang layak. Sebagaimana tanah kami telah menyumbangkan banyak kekayaan alam bagi Jakarta. Agar kami juga bisa bangga untuk menunjukan jati diri bangsa Indonesia kepada negara tetangga, bahwa kami adalah rakyat Indonesia yang beradab, dan bukan bangsa pengemis yang bar bar."

Spoiler for Indonesiaku - Dilema Hidup Di Perbatasan Negeri





Inikah arti merdeka bagi kami?



Quote:Sengsara di Tanah Surga



Anggaplah kami yang tinggal di Papua ini adalah orang-orang primitif, yang miskin, bodoh, hitam dan kampungan. Tapi mohon jangan pernah ajari kami apa arti sebuah nasionalisme! Namun izinkan kami untuk bertanya kepada kalian yang selama ini mengeruk dan menikmati hasil bumi dan alam kami......"Apakah kami ini adalah manusia di mata kalian?" "Apakah benar kami adalah bagian dari nusantara yang katanya telah merdeka?"

Katanya kami punya freeport...Juga titik-titik tambang lainnya....Kami punya gunung dan pegunungan yang di puncaknya diselimuti salju salju abadi. Kami punya Raja Ampat, kami juga punya udara dan hutan-hutan yang di dalamnya ada sarang-sarang yang nyaman bagi burung cendrawasih. Dan kami juga punya kearifan dan budaya lokal kami sendiri yang setiap saat kalian potret untuk kalian jual. Tapi apa yang kami dapat di tanah kami sendiri? Apa?

Tanah kami bisa jadi lebih kaya daripada tanah Jawa dan tanah-tanah lainnya di republik ini. Tapi selama puluhan tahun dapat apa kami dari sini? Jika segala sesuatunya begitu sangat terbatas jauh daripada kalian yang tinggal di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, atau di tempat-tempat lainnya disana. Dan sepatutnya mereka semua juga tahu, bahwa tanah Papua bukan hanya tambang Freeport......

Spoiler for



Inikah arti merdeka bagi kami?


Quote:Sang Veteran di Kolong Jembatan



Mungkin kita sudah merasa bosan melihat gambar para pejuang veteran ini.....Sudah terlalu banyak orang-orang dan media yang meliput tentang kehidupan miris mereka. Tapi apa dan bagaimana hasilnya?

Seperti pak Rusdi sang veteran tangguh yang kini tinggal di kolong jembatan, dan mereka para veteran perang yang sekarang masih bernafas. Yang dahulu berdarah-darah hingga mengorbankan harta dan nyawanya, apakah hari ini mereka dapat menikmati arti dan hakekat kemerdekaan bangsa ini? Apakah mereka para pemimpin negeri ini, para penguasa republik ini, sudah menghargai mereka dengan layak selayaknya para pahlawan?

Setidaknya mereka bisa hidup tenang tanpa harus memikirkan bayar kontrakan, listrik serta tagihan-tagihan lainnya. Atau paling tidak mereka para pejuang yang kini telah sepuh bisa menikmati sisa hidupnya dengan bahagia. Tanpa harus berpikir tentang masa depan anak cucunya kelak.......

Spoiler for



Inikah arti merdeka bagi kami?



Quote:Kami juga "Pahlawan" Katanya



Satu-satunya hal yang paling kami banggakan sebagai TKI, hanyalah sebuah gelar yang disematkan pemerintah kepada kami sebagai "Pahlawan Devisa". Tetapi tahukah kalian? Mengertikah kalian? Bahwa gelar itu tak pernah bisa membuat kami berhenti menangis karena tekanan berat dan kekerasan yang terjadi hampir di setiap pekerjaan kami.

Lalu apalah artinya gelar itu jika di negeri orang kami masih saja dianggap sebagai budak asal Indonesia, yang bodoh, kotor, miskin, dan kampungan. Bahkan lebih hina dari seekor babi.......Di Timur tengah kami diperkosa, di Malaysia kami disiksa, di Hongkong kami dianggap seperti bukan manusia.

Bahkan ketika kami pulang ke tanah air yang katanya telah merdeka pun kami masih saja diperas, diancam, dan dihina-hina"

Dan atas keadaan ini, wajarkah jika kami menolak takdir? Atau kami anggap bahwa Indonesia sesungguhnya tidak pernah merdeka? Atau ini hanya ulah permainan kalian para penguasa yang menjadikan kami sebagai alat pengeruk uang bagi negara?

Inikah arti merdeka bagi kami?


Quote:Selamat Datang di Negeri Para Maling



Sejak beberapa belas tahun terakhir, bahkan mungkin telah puluhan tahun sejak bangsa ini merdeka dari tangan para penjajah. Telinga kita seolah sudah kebal dengan berita dan informasi yang di dalamnya hanya berisi tentang KORUPSI...KORUPSI dan KORUPSI. mereka para pengkhianat yang telah merampas kekayaan bangsa Indonesia dengan cara-cara kotor.

Uang dan kekayaan alam milik ibu pertiwi yang seharusnya dipergunakan untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia, telah dirampok oleh manusia manusia laknat untuk kepentingan sendiri dan keluarganya. Hingga mata mereka seolah tak lagi bisa melihat orang-orang susah di republik ini yang terkapar karena kelaparan......Telinga mereka sudah tuli sampai mereka tak bisa lagi mendengar jeritan para ibu karena tak mampu membeli susu dan segenggam beras untuk anak-anaknya di rumah....

Inikah arti merdeka bagi kami?



Quote:Hilangnya Sila Kedua di Dada Sang Garuda



Inilah salah satu keadaan yang membuat kita kadang merasa serba salah sekaligus miris. Serba salah karena kita tahu, mereka yang berjualan di trotoar (pedestrian) sebagian besar adalah orang-orang kecil yang hanya sekedar mencari nafkah demi keluarganya. Tetapi kita juga para pejalan kaki merasa resah dan bingung. Sebab karena mereka juga, kita dipaksa untuk mengalah hingga rela celaka ditabrak kendaraan.......

Aaah rasanya bukan cuma itu saja, kita semua tahu, itu hanya bagian kecil dari kebrengsekan penghuni di negeri ini. Bagaiamana dengan mereka yang meneror masyarakat dengan aksi tawuran dan radikalisme? Mereka yang ugal-ugalan balapan liar? Vandalisme salah kaprah dan aksi pengrusakan? Dan mereka yang menjadi korban aksi para preman-preman berseragam?

Bukankah harusnya kita semua menyadari, bahwa makna kemerdekaan itu bukan hanya sekedar bebas dari tekanan para penjajah, melainkan juga bebas dari segala ketidakteraturan? Semata agar kita tahu bahwa kita adalah manusia yang beradab.

Inikah arti merdeka bagi kami?



Quote:Quote:"Wahai kau para pemimpin bangsa...Bangsa Indonesia! Jika kau mampu menggubah dan mengaransemen ulang lagu-lagu kebangsaan dengan struktur harmoni yang lebih heroik. Apakah kau juga mampu mengubah nasib rakyat Indonesia agar menjadi lebih baik dan lebih adil?"

"Wahai para pemimpin di republik ini, mulai hari ini, jangan pernah kau tanya lagi apa yang sudah kami berikan kepada bangsa ini? Sebab kami tahu apa yang harus kami lakukan dan kami berikan.....Setidaknya kami selalu mencintai Indonesia dengan tidak merusuh atau merampok uang rakyat......"


"Sampai pada akhirnya....Meski apapun itu, sesakit apapun kami disana, kami pasrahkan air mata kami, darah kami, bahkan nyawa kami sekalipun, semata untuk Indonesia.........."
Spoiler for

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA.....TETAP JAYA DAN MERDEKA!












Quote:Beberapa foto dan gambar diambil dan diolah dari berbagai macam sumber di internet. Dan dipergunakan sebatas untuk informasi belaka.

Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/53edede0138b46e15a8b45e6

TryOut AAMAI

Popular Posts

Solusi WC Mampet Degra Simba

Arsip Kaskus HT

 
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
close(x)