Home » » Setuju Gak Gan Kalau Motor Jadul Lebih Awet?

Setuju Gak Gan Kalau Motor Jadul Lebih Awet?

Selamat Malam kaskuser..
Galau pengen punya motor baru??
Motor-motor baru lebih banyak pilihan & harga lebih murah??
Sebaiknya baca dulu trit saya..
Semoga memberikan pencerahan..

Quote:
INTRO

Kendaraan bermotor (roda 2 atau lebih)
Sejatinya diciptakan untuk meringankan & mempercepat transportasi manusia,
Hingga kini, hakikatnya makin luas, mulai untuk mencari nafkah, menambah kegantengan (prestise), hingga sarana olahraga (race)
Sedangkan alasan terbesar masyarakat kita membeli kendaraan bermotor adalah untuk mencari nafkah & transportasi,

Contoh :
1. Digunakan untuk jasa ojek/angkutan barang
2. Sebagai alat transportasi ke tempat kerja.


Hanya saja, semakin kesini (semakin modern) gengsi masyarakat semakin besar, hingga konsumsi kendaraan bermotor (sepeda motor khususnya) merangkak naik.
Dan semakin banyak motor baru untuk dipilih.
Lalu apakah ini hal yg baik?
Menurut TS, Tidak.

Dampaknya :
1. Jalanan makin padat
2. Angka kecelakaan meningkat
3. Polusi
4. Kualitas material kendaraan bermotor turun, karena persaingan



Dan kali ini, TS akan fokus membahas point terakhir yaitu
“Kualitas material kendaraan bermotor turun, karena persaingan”

Mungkin di rumah orang tua agan masih menyimpan motor2 tua, atau agan penghobi motor tua??
Pasti agan tahu betapa beda jauh kualitas motor tua dibanding motor-motor terbaru dekade ini.

Hingga menumbuhkan satu pertanyaan

“Kendaraan Jadul Tahan Belasan Tahun, Kenapa Kendaraan Modern Tidak?”

Berikut saya ada kutipan dari sebuah blog.
Quote:Jika ada pertanyaan seperti “Kendaraan Jadul Tahan Belasan Tahun, Kenapa Kendaraan Modern Tidak?”,
siapa yang disalahkan? Salahkan saja jaman gan hehehe…
You got it damn right, jaman sudah berubah dan merubah segala sesuatunya menjadi lebih baik sekaligus buruk.
Yang baik, segala sesuatunya lebih modern, lebih canggih, teknologi mesin terus berkembang… yang buruknya, bahan baku material semakin mahal akibat inflasi, krisis moneter dan kawan-kawannya…

Bahan baku mahal otomatis produk jadi mahal, mau yang bagus kualitas selangit tembus ya harganya pun selangit tembus, sudah hukumnya saat ini seperti itu.
Produk-produk jaman dahulu memang lebih kuat, lebih tahan lama, tahan banting dan awet belasan bahkan puluhan tahun.
Sesuai dengan perkembangan teknologinya dalam hal ini mesin, mesin jadul itu berat karena pengolahan materialnya yang tidak secanggih sekarang, namun akibat berat dan tebalnya si logam, daya tahannya menjadi luar biasa, itu akibat kualitas logam yang bagus pula.

Saat ini bisa saja menggunakan kualitas logam yang sama baiknya dengan jaman dulu, tapi harga pun akan melonjak drastis, dan hanya bisa hadir pada produk-produk kelas atas pula.
Pada kelas-kelas teri atau bawah, ya yang sejuta umat lah, cub, skutik, middle sport dan sejenisnya, material tidak bisa sebagus itu lads…
karena pergerakan harga yang naik setiap tahunnya, di sisi lain pabrikan meminta vendor mengurangi harganya, efeknya, untuk memenuhi harga yang diminta, kualitas material lah yang dipangkas, mau tidak mau.

Oleh karena itu, jika kita lihat super cub yang masih berlari sehat, astea 800, astrea star, Astrea Prima, Suzuki Sprinter, RC 100, Yamaha Alfa II R, RX King, RX Z dan sejenisnya yang masih terlihat bugar, itu bukan hal yang aneh.

Namun contoh saja usia accu saat ini, jaman dulu accu bisa berumur 5 tahun lebih dengan perawatan memadai, saat ini? Kadang setahun saja sudah bagus…ya memang kualitas materialnya dikurangi lads otomatis life spannya pun berkurang…
Begitu juga dengan low- mid car and motorcycle… nasibnya sama…

Ada yang mempunyai pengalaman serupa?
Atau ingin berbagi pendapat seputar metalurgi atas ketahanan dari sisi material?
Mangga digeber mang, karena KBY pun bukan seorang ahli…

Sumber : Kobayogas
Berikut opini-opini beberapa pengunjung blog tersebut,
Quote:
1. IMHO selain penurunan kualitas material juga kerja mesin modern lebih berat. mesin modern dituntut efisiensi tinggi, kalo bisa, ya irit, ya kenceng. alhasil kompresi diset tinggi, rpm juga semakin tinggi, ketemu sama material yang kualitasnya diturunkan ya hasilnya durabilitas berkurang

2. Menurut analisa saya adalah positioning brand dari produsen itu sendiri om. Mungkin dahulu motor diposisikan untuk kalangan atas sehingga kualitas juga di set ke level terbaik, toch mereka juga mampu “to buy”. Namun masa sekarang positioning motor lebih banyak digunakan untuk segmen menengah dan bawah sehingga ada yang dikorbankan untuk cutting cost. Motor yang secara kwalitas di buat baik jg banyak namun karena majority adalah yang downgrade jd terkesan motor sekarang gampang rusak (IMHO)..

3. kalo dulu material part motor masih banyakan impor dari jepang (bagi motor jepang) jadi secara kualitas masih standart nippon. Kalo sekarang CKD lokal sampai 80% + dengan penyesuain metalurgi sesuai pesanan pabrikan. Jadi manajemen lah yang turut andil penurunan kualitas. Bagemanapun vendor buat sesuai pesanan dari grade dan campuran bahannya. contoh paling enak produk china ga smua produk dari sana jelek semua tergantung pesanan juga, ada gradenya dari S, A, B sampe ecek-ecek.

4. Ay setuju om, kwalitas ditentukan oleh manajemen (produsen) jadi jaman dahulu produsen maunya buat motor yg awet dan durability ok. But now market gak mau motor awet tapi mahal, market maunya motor yang bisa jalan dgn harga semurah mungkin.. then you know dech the rest of story…..

5. kenyataannya mmg begitu,bang…
tuntutan konsumen yg meminta barang murah ikut pula mendorong penurunan kualitas… mana ada barang murah kualitasnya sebagus kelas premium

6. Tau ga om kalo harga honda c70 jaman dulu kalo dimasukin ke kurs rupiah sekarang bisa setara 30jt-an kalo ga salah, mungkin kalo motor sekarang pengen kualitas sama dengan motor jaman dulu harga motor sekelas matik sama bebek juga harus segitu
Wew astrea 800 komsumsi bensinnya 115 km/ltr tanpa tanda bintang.

7. Kl sy lihatnya dari teknologi casting dan moldingnya serta teknologi pendukung lainnya.
Maka jika dikonversi dengan kurs saat ini, Motor Jadul itu akan berkali lipat lbh mahal karena :

A. Permintaan masih sedikit shg QC bs dilakukan dgn standar lbh bgus.
B. Teknologi belum sampai untuk mencetak mesin dengan presisi tinggi sehingga dikompensasi dengan kualitas material.
C. Proses produksinya masih melibatkan banyak tenaga manusia
D. Part2 msh bnyk diproduksi sendiri

Motor modern itu lbh murah krn :

A. Permintaan sangat tinggi, QC Umumny dilakukan dengan random sampling atau sebatas SOP minimal
B. Teknologi pencetak mesin sdh sangat presisi shg rugi mekanis dapat direduksi scr signifikan shg kualitas materialnya jg dpt dikurangi.
C. Lbh banyak menggunakan tenaga robot yang sulit mentolelir kesalahan dan robot juga tidak digaji hehehe…
D. Part banyak yg di outsource. Rate Gaji karyawan vendor untuk part umumny dibawah Pabrik perakit motor. Poin ini yg plg bnyk mereduksi cost.
Kl ad yg mau nambahin/koreksi silakan

8. grand 95 … pas barunya 4.5 jt ….., harga emas saat itu kl nga salah +/- 25rb /gram
sekarang harga emas +/- 450rb /gram … harga motor bebek 16jt kalah sama harga kambing yang stabil dari zaman dahulu stabil di 1-2 dinar ….
hihihi
OPINI TS,
Quote:sangat sependapat dengan poin nomor 7 diatas,
Latar belakang saya sebagai QC sejak lulus hingga kini, tau betul apa yg disebut “sampling plan”
Pernah saya bekerja di tangerang selama satu tahun di perusahaan pembuat sparepart mobil (vendor/pabrik penyuplai)
Disana bukanlah pabrik yg besar, kemampuan produksinya pun kecil, itu pun kadang sepi order,
Tidak ada alat canggih, dan disini kontrol kualitas dapat dengan mudah saya lakukan, karena hampir setiap pcs barang yg diproduksi tersentuh tangan manusia.
Jadi hampir setiap pcs di cek.
Kemudian saya beruntung, saya pindah ke perusahaan multinasional di cikarang hingga kini,
Disini, kemampuan produksinya besar, dan permintaan order hampir tidak pernah kosong.
Semua mesin semi otomatis, dan beberapa sudah full-robot, untuk memproduksi 154.400pcs/8jam kerja hanya membutuhkan tenaga 5 orang.
Dan sampling plan secara random pun bisa dibilang kurang akurat, jika saya hitung setiap satu sample saya cek, itu sudah mewakili 500pcs product.

Dan itulah mengapa kendaraan bermotor zaman sekarang nggak se-awet dulu, “Produksi Massal” melebihi kemampuan menjaga kualitas, dan “Cost Saving” pada material & metode yg digunakan.

SARAN TS,


Quote:1. Bagi kalian yg sudah bosan & malu dgn kendaraan lawas sebaiknya ditahan dulu beli kendaraan baru, Perhatikan minimal 6bulan setelah launching. Perhatikan ada masalah apa saja kendaraan itu,
2. Lagipula merawat motor lawas menjadi kebanggan tersendiri.. syukur-syukur jadi hobbi..
3. Jika anda membeli motor untuk harian, usahakan mementingkan kualitas jangka panjang. Jangan pikirkan kencangnya, kerennya, maupun merknya. Yang penting “Awet”
4. Kendaraan yg kita beli untuk memudahkan kita menjalani aktifitas sehari-hari, hindarilah “Modifikasi”, kecuali anda punya duit lebih dan kecintaan pada dunia modifikasi motor. Jika dana mepet, dunia “Modifikasi motor” hanya akan menyiksa hidup anda.


Oke, cukup sekian, semoga trit ini bermanfaat dan menambah wawasan..
BONUS


Regards,


Eko507

Sumber :
KobaYogas
Jangan Lupa Mampir ke Koleksi Thread Ane gan..

Quote:
Special Threads For Speedfreak.!

Sayangi Kepalamu, Pakai Helmmu
Piston Segede Badak.!
Kisah Perjalanan HONDA
Adu Balap Motor Imut
Belitung Tourist Thropy
Harley-Davidson Pernah Juara WorldGP juga
Isle Of Man TT
Triangle Piston
Oval Piston on Two Wheel
50cc - 2stroke kencang dari suzuki
50cc - 4stroke super ngebut dari Honda
125cc Terbengis Honda
Kebengisan Mesin 250cc-6cylinder
Aksi Kocak Freestyler Indonesia
2stroke ga ada matinya (ga ngebul, ga keren)
Papercraft YZF-R1

----------------------------------------------
Threads Intermezzo Nih gan..

Tips Malming Hemat
Sisi Suram Pemilu 2014
Bagaimana Hewan Melihat Dunia?
Fakta Manusia Bernama EKO
Charger Story
Selfie Hewan
Konspirasi Sosis
Selfie Najis.!
Andaikan Punya Kekuatan Super
Belahan Pantat
Mari Ngakak

Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/53e9064c620881e0778b457e

TryOut AAMAI

Popular Posts

Solusi WC Mampet Degra Simba

Arsip Kaskus HT

 
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
close(x)