Home » » Cewek Pintar Tidak Bertanya "Pilih Aku atau Temanmu"

Cewek Pintar Tidak Bertanya "Pilih Aku atau Temanmu"







halo gan-sist
bodep alias shinta hadir lagi dengan trit baru
seperti biasa, walau bukan ahli cinta dan pengemis cinta, gw akan ngeshare hal-hal yang gak jauh dari cinta-cintaan
sesuai judul diatas, kali ini gw akan membahas tentang Cewek Pintar Tidak Bertanya "Pilih Aku atau Temanmu"

semoga aja sih trit ini gak , gw udah cek dan ternyata gak ada judul serupa

Spoiler for bukti



Aku mulai tak suka
Bila kamu tak perhatian padaku
Apakah kau masih
Menganggap diriku sebagai kekasihmu

Seringkali kau lupakan ku
Saat bersama teman-temanmu
Pilih aku atau teman-temanmu
Dan ku kan pergi tinggalkanmu

merasa gak asing dengan lirik lagu itu? ya, itu adalah sepenggal lirik dari lagu "Aku atau Temanmu" yang dipopulerkan oleh seorang gadis cantik dan berbakat Shinta Ayunda *ditimpuk orang sekampung*
eehmm, maksudnya Maudy Ayunda

Spoiler for yang ini nih orangnya

disela mendengarkan lagu tersebut, sejenak otak gw yang mungil ini berpikir
apakah pantas seorang cewek seperti gw bertanya seperti itu jika kelak gw punya cowok? *ceritanya lagi mikir*
setelah berkutat dengan mbah google, akhirnya gw menemukan blog ini, yang menjawab pertanyaan gw tadi *lebay

buat para cewek, apakah kalian pernah bertanya pada pacar kalian "pilih aku atau temanmu?" atau yang ini "pilih aku atau futsal?"

nah, disini mari kita kupas tuntas, soal ini, kenapa kita SEBAGAI CEWEK seharusnya TIDAK menanyakan hal seperti ini

buat agan yang cowok, mungkin bisa merekomendasikan trit ini untuk dibaca oleh cewek lain (entah pacar, selingkuhan, ttm, sahabat serah lo dah )

pertanyaan diatas tadi, akan gw jawab dengan pertanyaan lainnya, yaitu adalah ; "Kenapa sih kita harus membandingkan diri kita dengan sesuatu yang jelas-jelas tidak sebanding?"

kata ‘atau’ ini sendiri menurut definisi Kamus Bahasa Indonesia adalah kata penghubung untuk menandai pilihan diantara beberapa hal.. Nah, tentunya, yang dipilih disini adalah sesuatu yang sifatnya subtitutif (pengganti).. Komik atau novel, beras atau jagung.. Jadi istilahnya, kalau nggak ada yang satu, yang bisa digantikan dengan yang lain.. got it?

Nah, kalau lo kemudian bilang ‘aku atau temanmu’, nggak cocok dong ya?

Itukan artinya keberadaan lo bisa diganti oleh teman-temannya, gitarnya, permainan dota, atau permainan futsalnya? Padahal lo dan segala-segala itu punya ‘nilai’ yang sungguh amat-teramat-sangat-berbeda-njir..

Ga mungkin kan cowok lo nyium bola futsalnya? Atau gandengan sama gitarnya? Atau curhat dengan dota-nya? Oleh sebab itu, nggak banget deh menggunakan kalimat ‘aku atau duniamu’..

Lagipula, menurut gw sebenernya ngga adil aja ngomong begitu..

Kalau tetiba cowo lo ngomong "aku atau temen cewekmu?"; "aku atau waktu belanja baju-mu dan nyalonmu"; nah lho gimana? Sekarang gimana kalau dia ngelarang lo curhat sama temen cewe (padahal kita tahu kalau ada hal-hal yang lebih cucok dicurhatin sama temen cewe berhubung si pacar itu cowoâ€"soal haid, misalnya)?

GA ADIL, kan? Karena semuanya sama penting, walau memiliki nilai yang berbeda..

Nah, itu juga perasaan cowo-cowo saat lo melontarkan pertanyaan itu.. Lo penting, tapi temannya juga penting.. Kayak makan itu penting, tapi nafas juga penting. Ga mungkin milih ‘makan atau nafas’ soalnya semuanya penting dan harus dilakukan seimbang!! See?

Lagipula coba lo pikir, kalau si pacar sampai kehilangan waktu sosialisasinya, kehilangan teman-temannya, nanti gimana dia bisa membangun link demi masa depan? Kalau saat jadi pacar saja lo membatasi, gimana kalau sudah jadi suami? Padahal bagi laki-laki, lingkungan sosial mereka adalah ‘bisnis’ masa depannya.. *anjay

Kembali lagi ke permasalahan utama, kadang cowok-cowok itu memang lebih menghabiskan banyak waktu dengan 'dunia'nya dibandingkan kita! Terus bagaimana dong menyikapi cueknya dia? nyebelin sih ya! Di BBM ga balas, di telpon malah di-reject!

Naah, daripada berantem melulu soal si dia yang tergila-gila sama dota, futsal, nongkrong sama temannya, kenapa lo nggak coba untuk mengalokasikan waktu aja?

Rancang aja kesepakatan, misalnya; oke, si dia boleh bermain selama sekian jam, lo nggak akan mengganggunya, dan setelah itu, dia WAJIB membayar pengorbanan lo dengan menemani atau menelpon lo..

Begitu juga dengan alokasi waktu pada teman-teman dan hobinya.. Oke deh, minggu ini sama lo.. Minggu depannya boleh dong ya, dia sama teman-temannya main futsal, and so on..

Tapiiiii… sebenarnya, bukankah akan sangat lebih baik "aku DAN dunia-mu" daripada "aku ATAU dunia-mu"?

Sebagian besar cowo gamer sangat mendambakan cewe gamer pula.. Kencan romantis yang berwujud semalaman tanding dota? Wooh, gue jamin dia bakal tuammbah sayang sama lo.. Udah ga butuh temen-temen cowo deh, kalau lo saja bisa mengimbangi permainannya!!

Tapi kalau lo memang nggak begitu suka permainan ini (atau mencoba main-pun tetap ga ngerti), toh lo bisa menemaninya bermain sembari baca novel kesukaan di sebelahnya, ikut bersorak saat dia menang, atau menyediakan es sirup di tengah permainannya..

daripada kesel sendiri, kalo dengan cara gini kan kalian masih bisa melewati waktu bersama dengan romantis

Begitu juga dengan teman-temannya.. daripada membuat mereka jadi ‘musuh besar’ lo, akan SANGAT LEBIH BAIK kalau lo memulai pertemanan dengan teman-teman si dia.. ya kan?

Kenapa gue bilang SANGAT LEBIH BAIK?

Soalnya, keuntungan lo disini berlipat ganda.. Lo bisa nambah teman, lo bisa lebih mengerti tentang si pacar, lo bisa menghabiskan waktu lebih dengan si pacar, daaan selain itu, lo sebenarnya bisa menciptakan ‘control system’.. ayeeeyyy

Apaan itu? Nah, ketika lo sudah dekat dengan teman-teman si pacar, tentu mereka ga akan enak hati mengajak si pacar ‘macam-macam’.. *if you know what i mean*
Bahkan dalam berbagai kasus, justru teman-teman si pacar ini yang akan mengingatkan si pacar, bahkan melapor ke lo saat si pacar ‘macam-macam’.

Seems legit, right? *nyengir iblis*

Tuh kan? Nggak ada salahnya kita membaurkan diri pada dunia si pacar daripada memusuhi semua yang mengambil waktunya dari kita.. Kalau disikapi dengan baik, sebenarnya ‘pengorbanan’ kita ini justru akan mendatangkan keuntungan besar lho sist..

So? Ga usah lagi lah ya nanya “Pilih aku atau ini-mu?”.

Mulai saat ini, cobalah ngomong “Aku temenin ya mainnya.”

Atau “Kalau lain kali kalian futsal, aku ikut yaa.. Nanti aku bawa bekal buat se-tim deh.”..

Dan percayalah, si pacar (kalau emang dia tau diri ) akan tambah sayaaaang banget sama lo.. Dan bisa-bisa, setiap pengorbanan lo akan dia balas dengan ‘pengabdian’ yang lebih lagi!! anjaaaayy, super sekali!! #BodepCewekPengertian

mohon maaf jika kurang berkenan, TS disini ga ada niat sama sekali untuk menggurui, TS hanya berbagi pengalaman
dan maaf juga kalo kepanjangan, ane kalo udah ngetik suka keterusan s
sekian dan terimakasih

jangan lupa di , komen, dan , TSnya auuuus

Quote:
Mampir ke Trit Bodep yang lain
Modus Klasik PDKT HT#1
Jenis-Jenis LDR [Ngenes Version] HT#2
Saat Yang Tepat Untuk Move On
Tips Jadi Pacar Yang Tidak Membosankan
Kesalahan Cowok Saat PDKT Yang Bikin Cewek Ilfeel [Cowok Masuk]


jangan lupa di dan komen yah
syukur2 dilempar , TSnya aus kasih sayang nih *eeeh
this thread is supported by :




*klik banner untuk menuju ke markas


Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/53df5597a1cb17862b8b48eb

TryOut AAMAI

Popular Posts

Solusi WC Mampet Degra Simba

Arsip Kaskus HT

 
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
close(x)