Home » » Jenis-Jenis Pacaran yang Pahit

Jenis-Jenis Pacaran yang Pahit

Kali ini gue mau nge-share beberapa jenis pacaran. Mungkin bisa dibilang jenis-jenis pacaran ini adalah jenis-jenis pacaran yang #pahit. Disimak ya…

Oya, sebelum gue lanjut gue membagi jenis-jenis pacaran ini berdasarkan yang gue lihat, amati, dan beberapa di antaranya pernah gue alami.

Quote:Pertama, yang satu sayang tapi yang satu nggak. Biasanya diawali, “Kita jalanin aja dulu,” ini terjadi karena salah satu pihak ada yang kasihan, atau pihak yang nerima itu cuma gak mau sendiri. Jadi dia nerima siapa pun yang nembak dia. Kasian dua-duanya. Biasanya lagi, yang kayak gini rentan banget ada selingkuh di dalamnya.

Quote:Kedua, yang udah lama bersama, tapi sekarang udah kehilangan chemistry. Jenis yang ini biasa disebut oleh mereka yang merasakan, “Kita gak akan bisa kayak dulu lagi.” Banyak hal yang bisa jadi penyababnya, bisa jadi karena pernah diselingkuhin, berhasil baikan, tapi semuanya berubah. Bisa jadi juga karena salah satunya nyembunyiin sesuatu.

Quote:Ketiga, yang selalu mengalah dengan yang selalu kalah. Dalam hubungan ini, ada pihak yang selalu mengalah… tapi ujung-ujungnya merasa kalah. Sayangnya, dalam kasus ini biasanya orang yang mengalah gak tau sampai kapan akan kayak gitu. Meski sesakit apa pun terus mengalah, tapi dia gak pernah bisa jauh. Entahlah, katanya sih sayang. Tapi, sayang kok malah jadi sakit?

Quote:Keempat, udah gak saling sayang tapi masih bersama. Ada aja sepasang orang yang pernah saling mencintai, pernah saling mengerti, lalu seiring berjalannya waktu rasa di antara mereka semakin memudar sampai habis ditelan sendiri. Tapi mereka gak punya keberanian secuil pun untuk memutuskan hubungan, dan berakhir dalam kepura-puraan.

Quote:Kelima, yang bersama cuma untuk sementara. Dalam hati salah satu, atau keduanya pasti pernah terpikir, “Sebenernya udah tau akhirnya bakal seperti apa, tapi jalanin aja deh.” Gue masih bingung sama orang yang tetap ngejalanin hubungan yang kayak gini. Mereka tau akhirnya akan berpisah, tapi tetap memaksakan untuk bersama. Kenapa gue heran? Karena semakin mereka bersama, dan semakin tau hubungan itu akan berakhir juga, semakin sakit waktu mereka berpisah kelak. Biasanya yang seperti ini, karena orang tua, atau beda agama.

Quote:Keenam, yang sama-sama sayang. Ini sih gak perlu dijelasin kayaknya. Soalnya yang namanya pacaran yang memang harus sama-sama sayang. Tapi justru banyak yang saling sayang malahan gak bisa bersama.

Quote:Ketujuh, yang gak punya pacar.

Jadi, kamu yang mana?



sumber

Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/541bd10fa1cb17fb128b4569

TryOut AAMAI

Popular Posts

Solusi WC Mampet Degra Simba

Arsip Kaskus HT

 
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
close(x)