Home » » 10 Penyakit yang Dulunya Memberikan Vonis Mati Pada Penderitanya

10 Penyakit yang Dulunya Memberikan Vonis Mati Pada Penderitanya





Quote:



Quote:Spoiler for

Penyakit, apapun itu adalah termasuk bagian dari kehidupan kita, ketika baru saja kita dilahirkan ke dunia ini kita sudah langsung berhadapan dengan resiko berbagai macam penyakit, baik yg ringan atau yg mematikan. Penyakit tentu saja adalah sesuatu hal yg tidak menyenangkan, tapi tanpanya, tubuh kita juga tidak akan berevolusi menjadi lebih kuat untuk memerangi segala macam penyebab penyakit yg berusaha menyerang kita. Berkat ilmu kedokteran modern, beberapa penyakit berhasil dilakukan pencegahan dan pengobatan atau dengan kata lain berhasil dikendalikan daripada ketika saat penyakit itu masih berjaya.

Faktanya, banyak diagnosa yg pada mulanya susah untuk ditegakkan sekarang bisa ditegakkan relatif mudah, bahkan terkadang bisa langsung disembuhkan. Deteksi dini, obat-obatan, vaksin, dan metode operasi mutakhir benar2 melakukan revolusi pada penanganan kesehatan seperti yg kita ketahui saat ini, membuat penyakit2 dan infeksi yg mematikan menjadi tidak semengerikan ketika pertama kali muncul. Berikut ini adalah 10 penyakit yang dulunya memiliki “Vonis Mati” pada penderitanya.


Spoiler for diseases
Quote:Spoiler for 1
AIDS
Spoiler for

Kita mungkin sudah banyak mengetahui bahwa Virus HIV adalah yg menyebabkan AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome). Pada saat pertama penyakit ini muncul, sekitar 1980'an dan awal 90'an, bahkan para ahli pun hanya mengetahui sedikit saja tentang penanganan HIV yg biasanya ditularkan melalui kontak seksual atau kontak pada jarum suntik (pada pengguna narkotik). Jika tidak ditangani / dibiarkan, tubuh seseorang yg terinfeksi HIV akan kehilangan kemampuannya untuk melawan infeksi yg pada akhirnya akan berakhir dengan AIDS. Terinfeksi HIV berarti “Vonis Mati”, tapi sekarang tidak lagi, berkat pengenalan obat Anti Retrovirus pada pertengahan 1990.

Spoiler for HIV

Pada awalnya, orang yg didiagosa mengidap HIV, hanya memiliki harapan hidup sekitar 8 tahun, menurut John Brooks, Salah satu petugas medis di Divisi HIV/AIDS (CDC). “Saat ini, seorang yg didiagnosa mengidap HIV dapat dilakukan pengobatan dan mendapatkan harapan hidup yg mendekati normal”. Terapi anti retrovirus dapat diberikan hanya dalam 1 pil per hari.

Spoiler for 2
TUBERCULOSIS
Spoiler for TB

Kita pasti pernah melihat adegan pada film, dimana sang jagoan terkena jurus mematikan / pukulan musuhnya dan batuk2 sambil keluar darah kan ? . Kita telah melihat sebuah gambaran rekonstruksi ulang penyakit mematikan yg menyebabkan kematian besar-besaran di AS dan Eropa pada akhir tahun 1800'an dan awal 1900'an.

TB menyebar ketika seseorang yg terinfeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis batuk, bersin dan menyebarkan tetesan cairan tubuhnya ke udara. Sepertiga dari populasi dunia terinfeksi TB Laten yg mana tidak menimbulkan gejala dan tidak menular pada saat itu, tapi pada saatnya akan menjadi menular. Pada saat berubah menjadi penyakit TB, bakteri mulai berperang pada paru-paru, menyebabkan batuk berdarah, menggigil, keringat dingin dan demam.

Spoiler for TB

Pengembangan antibiotik memberikan kontribusi yg signifikan terhadap penurunan TB di era modern saat ini. Namun sayangnya, masih tetap berlanjut menimbulkan wabah pada negara2 berkembang dengan sekitar 95% diagnosa TB dan kematian pada wilayah perbatasan. Akan tetapi, terapi dan pengobatan telah menunjukkan penurunan angka kematian TB hingga 45% antara th 1990 dan 2012.

Spoiler for 3
RABIES
Spoiler for rabies

Jika agan digigit oleh anjing, kelelawar, rakun atau binatang yg lain, sebaiknya agan cepat2 pergi ke RS. Penyakit ini bukan sesuatu yg kita ingin biarkan menyerang kita. Pada waktu gejalanya muncul, rabies berubah menjadi penyakit yg penuh dengan rasa sakit yg menyerang Sistem Saraf Pusat, menyebabkan kebingungan, kegilaan, dan bahkan kematian.

Akan tetapi, rabies bisa ditangani selama terdeteksi sebelum gejala muncul. Banyak orang mengetahui kapan mereka tergigit oleh hewan, membuat kemudahan untuk mengukur dan melakukan penanganan setelah tergigit dan vaksin juga tersedia untuk menghentikan gejala.

Spoiler for 4
PES
Spoiler for

Juga dikenal sebagai “The Black Death”, Pes nampaknya terlalu menakutkan daripada kenyataannya, tapi kabar buruknya adalah bahwa penyakit ini telah membunuh lebih dari 75 juta orang pada tahun 1300'an. Penyebaran yg mengerikan ini bermula di Asia dan kemudian menuju Eropa dimana 1/3 dari populasi di benua itu telah terinfeksi pes, menderita gejala seperti nyeri, muntah, demam, menggigil, sebelum akhirnya mati.

Spoiler for black death



Kita tahu bahwa Pes ditularkan oleh kutu dan tikus yg terinfeksi. Lebih dari 10.000 orang mengidap penyakit ini di Kongo antara tahun 2000 dan 2009. Bahkan di AS, 56 orang terdeteksi mengidap pes pada saat yg sama (7 meninggal dunia). Pengobatan antibiotik sekarang bisa dengan cepat menyembuhkan penyebab kematia yg satu ini, tapi harus dilakukan dengan cepat. Jika bakteri berhasil mencapai paru2, maka akan menjadi wabah pneumonia yg bisa menyebabkan dampak yg lebih fatal lagi.

Spoiler for 5
SMALLPOX (CACAR / VARIOLA)
Spoiler for smallpox

Salah satu penyakit tertua di dunia (Ramesses V dari Mesir, yg meninggal pada 1157 SM juga mengidap penyakit ini), cacar membunuh 300 juta orang di seluruh dunia pada abad 20. Penyakit menular ini menyebar dengan bertatap muka / kontak fisik dengan orang yg terinfeksi. Gejalanya termasuk demam, sakit kepala, sakit tulang belakang disertai dengan benjol2 merah disekujur tubuh yg meninggalkan semacam bekas luka.

Spoiler for cacar

Cacar juga merupakan penyakit yg pertama kali memungkinkan vaksinasi. Dr.Edward Jenner asal Inggris mendengar bahwa para pemerah susu sapi yg telah tertular penyakit cacar sapi (cowpox) tak pernah berubah / berkembang menjadi cacar (smallpox). Pada tahun 1796, dia mencoba teorinya dengan menyuntik seorang anak laki2 dengan nanah / cairan dari bisul cacar sapi dan terbukti memberinya imunitas untuk cacar.

Spoiler for dr.edward jenner

Spoiler for smallpox vaksin

Terobosan ini juga merupakan pembuka jalan bagi metode vaksinasi, pada th 1959, WHO memutuskan untuk melenyapkan penyakit ini dari bumi dengan mengisolasi pasien cacar dan memberikan terapi vaksin pada semua orang yg berada pada area dimana cacar terdeteksi. Pada tahun 1980, WHO mendapatkan kemenangan besar, cacar telah lenyap dan hanya menjadi sejarah.

Spoiler for 6
SYPHILIS
Spoiler for sifilis

Anggap saja sifilis sebagai kakek buyut dari STD (Sexually Transmitted Diseases) / Penyakit Menular Seksual. Salah satu yg tertua, diduga telah mempengaruhi banyak negara selama berabad abad, termasuk Raja Henry VIII dari inggris dan komposer Franz Schubert. Sifilis sangat menular karena gejalanya sering membingungkan dengan permasalahan lain. Jika dibiarkan, sifilis bisa berkembang dari stadium 1, 2 menjadi stadium 3, yg ditandai dengan terjadinya dimensia, gangguan jantung, malfungsi organ dan gangguan yg lain. Tak heran jika berabad abad lalu mendapat sebutan sebagai “The Great Pox” atau “The Pox”.

Penyakit ini dulunya sangat menyebar luas di belahan dunia. Pada awal tahun 1990, diperkirakan 10 sampai 15% populasi di AS mengidap sifilis. Setelah munculnya penisilin pada tahun 1940, angka kematian menurun drastis. Insiden sipilis primer dan sekunder di AS menurun menjadi sekitar 5-8 kasus per 100.000 orang.Pencegahan dan pengobatan dini penyakit ini sangat penting untuk mencegah komplikasi gangguan kesehatan jangka panjang.

Spoiler for 7
INFLUENZA
Spoiler for flu

Setiap tahunnya, virus influenza melakukan usaha terbaiknya untuk mempermalukan para ilmuwan yg bekerja menciptakan vaksin. Terkadang vaksin bekerja cukup baik, dan pada tahun berikutnya meleset. Ini disebabkan karena virus flu yg terus berubah ubah setiap waktu, menyebabkan para pembuat vaksin terus menebak demi menciptakan pengobatan yg efektif untuk melawan virus sepanjang masa ini.

Spoiler for influenza
Beberapa Virus Penyebab Flu dan Infeksi Saluran Nafas





Seringkali, flu musiman menyebabkan rasa tidak nyaman dalam bentuk demam, menggigil dan sakit / nyeri pada beberapa bagian tubuh, tapi penyakit menular ini biasanya tidak terlalu mengancam jiwa penderita. Beberapa kelompok termasuk pada resiko tinggi terpapar flu, misalnya orang yg berusia diatas 65 th, anak2, orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh dan wanita hamil.

Spoiler for influenza

Akan tetapi penyebaran flu pernah terjadi dan menghancurkan populasi. Mungkin yang terburuk adalah wabah yg terjadi pada 1918 yg menyebabkan 40 juta orang terbunuh di seluruh dunia. Ilmu pengetahuan saat ini nampaknya berpihak pada kita. Pada 2014, terdapat 250.000 â€" 500.000 kematian akibat influenza di seluruh dunia.

Spoiler for 8
KANKER SERVIKS
Spoiler for CC

Seperti pada tahun 1940'an, pembunuh utama diantara kalangan wanita di AS adalah kanker serviks.Tapi munculnya Papanicolaou (Pap) test berkontribusi terhadap penurunan 60% tingkat kematian akibat kanker serviks dan kasusnya si AS antara th 1955 dan 1992. Tes yg diberikan selama pemeriksaan ginekologi berkala ini, dapat mengidentifikasi sel sel pre-kanker sebelum mereka berkesempatan menjadi tumor dan tak terkendali.

Pap tes memeriksa dan mendeteksi keberadaan dari HPV (Human Papilloma Virus), yg ditularkan secara seksual dan dapat menyebabkan perubahan sel yg berakhir pada kanker serviks. Dalam beberapa tahun terakhir, para ahli telah mulai mendorong remaja perempuan untuk dilakukan vaksinasi HPV, yg juga secara keseluruhan bisa mencegah beberapa jenis virus.

Spoiler for vaksin kanker serviks

“Dalam hidup kita, kita bisa melihat sebuah negara dengan penduduk wanita nya bebas meninggal dari kanker serviks jika proses pendeteksian dan vaksinasi dilakukan dengan benar dan tepat waktu”, kata David Espey, M.D, direktur Divisi Pencegahan dan Pengandalian Kanker di CDC.

Spoiler for 9
MALARIA
Spoiler for malaria

Nyamuk adalah sesuatu yg lebih dari sekedar menjengkelkan, gatal, dan benjol merah. Faktanya, mereka adalah vektor dari parasit penyebab malaria, yakni Plasmodium, yg gejalanya meliputi menggigil, berkeringat, demam, dan gejala yg lain. Meskipun penyakit ini telah diberantas secara luas di Amerika Utara, karibia dan Eropa, malaria masih menjadi masalah yg serius pada negara2 yg berada pada iklim tropis dan sub tropis, terutama di Afrika dan Asia.

Spoiler for malaria



Pihak kesehatan masyarakat menyatakan bahwa malaria dapat dicegah dan diobati asalkan dilakukan dengan benar dan cepat. Tes lab dan diagnosa yg cepat didukung dengan pengobatan antibiotik telah menyelamatkan 3 juta jiwa sejak 2000. Antara tahun 2000 dan 2013, kematian global dari malaria telah menurun sampai 42%. Seperti kebanyakan penyakit sejenis, pencegahan dengan teknologi seperti insektisida dan kelambu sangat disarankan oleh para ahli penyakit menular.

Spoiler for 10
PNEUMONIA
Spoiler for pneumonia

Pneumonia bisa dibilang licik. Penyakit ini sering menyerang ditengah-tengah penyakit lain seperti bronkitis atau flu. Tapi itu jauh lebih sedikit daripada vonis mati yg dahulu diberikan akibat penyakit ini. Pada 1900, pneumonia menjadi penyebab kematian No.1 di AS. Pada 2006, pneumonia termasuk kedalam 8 penyebab kematian utama bersama dengan influenza.

Spoiler for

Disebabkan oleh jamur, bakteri, virus atau kuman2 lain, pneumonia terjadi ketika kuman tertentu mencapai paru2 dan menginfeksi satu atau kedua paru. Meskipun bisa diobati, pneumonia terkadang sulit untuk dikendalikan dan dapat menyebabkan kesulitan bernafas, abses paru dan komplikasi lain. Bakteri juga dapat menyerang aliran darah, dan berpotensi menyebabkan malfungsi organ. Kelompok beresiko tinggi khususnya pada orang2 yg berusia diatas 65 th, agar segera di vaksinasi untuk mencegah penyakit dan komplikasi.


Demikian trit singkat ane gan, maaf kalo gak bermutu, semoga bermanfaat dan kalo boleh jangan lupa kasi dan komengnya ya. Thank You





REFERENCES

Spoiler for Ref
CDC  (www.cdc.gov)
WebMD  (www.webmd.com)
WHO  (www.who.int)
BBC  (www.bbc.co.uk)
niaid  (www.niaid.nih.gov)
Ref 1  (www.webmd.com)

Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/54438660148b466a368b4573

TryOut AAMAI

Popular Posts

Solusi WC Mampet Degra Simba

Arsip Kaskus HT

 
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
close(x)