Home » » [FR] Kaskuser DP#15 ngebolang ke Patahan Lembang

[FR] Kaskuser DP#15 ngebolang ke Patahan Lembang



Quote:

Assalamualaikum Wr Wb

Syukur alhamdulillah kopdar rutin Kaskuser DP#15 Bandung telah terlaksana dengan lancar tanpa gangguan yang berarti


Spoiler for Peserta
Angelkidz
GhostFreak666
4ltha
Fukujoushi
nyalyra
TobiAntiBata


Spoiler for Kronologi ngebolang

Hari minggu tanggal 7 Desember 2014 kami melakukan kegiatan rutin bulanan yaitu kopdar bulanan yang bertempat di Cafe Moko Daweung,Bandung.

Pukul 9 saya dan om David A.K.A GhostFreak666 menunggu teman teman di titik yang telah ditentukan. Akan tetapi sebagian besar tidak dapat hadir dengan alasan yg berbeda beda. Akhirnya kita berdua berangkat ke tikum selanjutnya.

Sesampainya di TKP kami bertemu dengan Om Angelkidz. Disini kami menunggu sekitar setengah jam barangkali ada yang mau menyusul. Akhirnya karena hari sudah semakin siang dan cuaca mulai mendung kami memutuskan untuk berangkat menuju TKP.

Ternyata medan yang kami lalui tidaklah mudah, mulai dari tanjakan curam yang berkelok hingga jalanan berbatu yang bikin selip akhirnya kami sampai di TKP kopdar yaitu Cafe Moko Daweung.

Sedikit tentang Cafe Moko Daweung. Cafe Moko Daweung adalah cafe yang berada di dataran tinggi sekitar 1200 mdpl. Cuaca disini lumayan dingin apalagi ketika menjelang malam. Cafe ini menawarkan pemandangan kota Bandung dari ketinggian dan juga agan bisa menikmati indahnya sunset dan lampu lampu kota Bandung disini. Harga makanan dan minuman disini cukup normal kecuali untuk kopinya menurut ane but overall this place is amazing. Dan jika agan ingin menikmati suasana yang lebih tenang agan bisa berjalan kaki ke bukit bintang sekitar 5 menit dari cafe moko. Cukup membayar 5 000 rupiah agan sudah bisa menjelajahi bukit bintang ini.

Ok back to topic ya gan. Sesampainya di Cafe Moko Daweung kami memarkirkan motor di bawah dan berjalan kaki ke cafe. Disini kami diajak "nyasar" sama om angelkidz katanya jalan pintas tapi treknya ekstrim gila. Alhasil kami sampai di Cafe Moko Daweung dengan nafas tersengal sengal setelah jalan kaki melewati kebun yang nanjak abis. Kami pun langsung memesan makanan dan minuman untuk mengisi tenaga.

Baru beberapa menit kami melepas lelah hujan pun turun tanpa permisi. Kami bergegas masuk ke dalam ruangan yang telah disediakan bentuknya sih mirip mirip restoran. Kami pun mengobrol santai sambil menunggu hujan reda.

Setengah jam kemudian mentari kembali menampakan sinarnya kami pun keluar untuk menikmati pemandangan kota Bandung. Karena waktu menuju sunset masih cukup lama kami pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke puncak bintang.

Sesampainya di puncak bintanga kami berfoto dulu sambil menyusuri setiap jengkal puncak bintang yang dikelilingi pohon pinus. Setelah berkeliling sekitar 15 menit kami berkeliling kami sampai di sebuah papan pengumuman yang menunjukan lokasi dan deskripsi patahan lembang.

Setelah berunding beberapa saat kami memutuskan untuk menuju patahan lembang. Dan trek yg kami lewati sangat sangat tidak lebih baik dari trek sebelumnya, disini kami dihadapkan dengan trek untuk motor trail tanah berlumpur nan becek kami libas hanya untuk meuntaskan rasa penasaran kami dengan yang namanya patahan lembang.

Setelah sekitar satu jam perjalanan yang sangat tidak mudah sampailah kami di patahan lembang. Kami pun melepas lelah disini sambil menandatangani banner yang kami bawa sebelumnya.

Setelah kami rasa cukup beristirahat dan foto foto dan juga karena hari mulai sore kami memutuskan turun kembali ke bukit bintang. Sesampainya di bukit bintang kami membersihkan diri yang penuh lumpur. Setelah bersih bersih kami turun kembali ke Cafe Moko Daweung untuk mengabadikan sunset yang ternyata terhalang oleh awan mendung.

Hari pun berganti malam,lampu lampu kota mulai menyala kesempatan ini tak kami sia siakan tak ada sunset citylight pun jadi. Setelah puas berfoto kami pun memutuskan untuk pulang karena udara dingin yan semakin menusuk tulang.


Spoiler for Kronologi Nobar

Nobar ini juga bagian dari agenda rutin Kaskuser DP#15 Bandung. Jam 9 saya dan om david menunggu om tama (nyalyra) namun karena om tama sulit dihubungi setelah setenah jam kami memutuskan untuk berangkat duluan. Di tengah perjalanan kami dikabari oleh om fuku bahwa doi sudah sampai di lokasi nobar doi pun membelikan tiket untuk kami karena takut kehabisan itu pun kami kebagian jam 3 sore.

Sesampainya di lokasi kami bertemu dengan om 4ltha dan om fuku. Karena waktu tayang film masi lama kami pun duduk duduk santai. Saat mengobrol ternyata om fuku kelebihan beli tiket karena ada kesalahan komunikasi waktu di jalan. Kami pun berusaha mencari teman yang mau nonton tapi hasilnya nihil. Kami pun beriinisiatif untuk mencari penonton yang mau nonton tapi belum membeli tiket. Ditengah perjalanan om 4ltha mendapat telepon dari rumahnya yang mengharuskan doi pulang duluan. Dengan berat hati kami merelakan dia pergi.

Kami bertambah bingung setelah kepergian om 4ltha karena tiket yang lebih bertambah. Kami pun memutuskan untuk shalat dzuhur dulu. Setelah shalat dzuhur om tama mengabari bahawa dia sudah tiba di TKP. Setelah bertemu dengan om tama kami berempat menuju area bioskop untuk menemukan pembeli tiket.

Setelah berputar putar dan hampir disangka calo kami pun menemukan pasangan yang keliatan bingung karena antrian yang penuh sekali. Saya dan om tama pun mengajaknya ngobrol dan setelah nego halus pasangan itu pun bersedia membeli tiket kami, Alhamdulillah.

Setelah tiket terjual kami duduk santai sambil menunggu jam tayang. Sambil ngobrol kami menyempatkan diri untuk menandatangani banner keramat DP#15.

Jam pun menunjukkan waktu tayang doraemon kami pun bergegas menuju teater ditengah antrian yang bejubel. Dan akhirnya kami pun duduk manis di kursi kami. Film pun dimulai kami duduk manis menikmati film, sesekali gelak tawa penonton riuh rendah terdengar mendekati ending tawa penonton berganti dengan isakan sesekali tampak ada penonton yang menyeka air matanya dengan tissue.

Tak terasa film sudah selesai penonton pun berjejal memenuhi pintu keluar tampak mata mereka sembab. Diluar teater kami berfoto bersama dengan replika doraemon. Saat berfoto kami bertemu dengan pasangan yang membeli tiket kami, kami pun berfoto bersama.

Hari semakin sore kami pun memutuskan untuk membubarkan diri.



Spoiler for Dokumentasi
Spoiler for ngebolang























































Spoiler for Nobar









Ada yang inget game basara
































pak anaknya juga mau foto malah disuruh motoin ngalah pak ngalah


muka lemes kelamaan antri










shizuka yang malang






Kami ucapkan Terimakasih pada teman-teman Kaskuser DP#15 yang telah menyumbangkan Waktu,Materi,dan Tenaga nya sehingga acara kopdar rutin ini terlaksana dengan lancar. Sampai jumpa di kopdar berikutnya.

Akhirul Kalam Wassalamualaikum Wr Wb

Viva La Disturbing Picture


Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/548e71f2925233831b8b4568

TryOut AAMAI

Popular Posts

Solusi WC Mampet Degra Simba

Arsip Kaskus HT

 
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
close(x)