Home » » Infografis Penulis-Penulis Indonesia yang Paling Populer

Infografis Penulis-Penulis Indonesia yang Paling Populer



Quote:Quote:INTRO

Setiap era selalu melahirkan generasi penulis populer dengan berbagai karya yang fenomenal dan memberi nuansa berbeda bagi dunia sastra indonesia. Setiap penulis memiliki ciri khas tersendiri dalam karyanya baik itu novel, cerita pendek, fiksi, naskah drama maupun lainnya. jalan cerita yang unik dengan para tokoh yang berkarakter dan kuat merupkan salah satu faktor yang membuat karya si penulis laris manis.

Quote:10 Penulis Indonesia Terpopuler

Quote:
1. Raditya Dika


image courtesy of infografisokezone.com

Dika Angkasaputra Moerwani atau dikenal dengan nama Raditya Dika (lahir di Jakarta, 28 Desember 1984; umur 29 tahun, akrab dipanggil Radith, adalah seorang penulis asal Indonesia. Di Indonesia, Raditya Dika dikenal sebagai penulis buku-buku jenaka. Tulisan-tulisan itu berasal dari blog pribadinya yang kemudian dibukukan. Buku pertamanya berjudul Kambing Jantan masuk kategori best seller. Buku tersebut menampilkan kehidupan Dikung (Raditya Dika) saat kuliah di Australia. Tulisan Radith bisa digolongkan sebagai genre baru. Kala ia merilis buku pertamanya tersebut, memang belum banyak yang masuk ke dunia tulisan komedi. Apalagi bergaya diari pribadi (personal essay).

Novel
  • 2005 - Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh
  • 2006 - Cinta Brontosaurus
  • 2007 - Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa
  • 2008 - Babi Ngesot: Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang
  • 2010 - Marmut Merah Jambu
    />
  • 2011 - Manusia Setengah Salmon


Penulis skenario
  • Maling Kutang (2009)
  • Cinta Brontosaurus (2013)
  • Manusia Setengah Salmon (2013)
  • Marmut Merah Jambu (2014)


Sutradara
  • Marmut Merah Jambu (2014)
  • Malam Minggu Miko The Movie (2014)

source

Quote:
2. Dewi Lestari


image courtesy of infografisokezone.com

Dewi Lestari Simangunsong yang akrab dipanggil Dee (lahir di Bandung, Jawa Barat, 20 Januari 1976; umur 38 tahun) adalah seorang penulis dan penyanyi asal Indonesia. Dee pertama kali dikenal masyarakat sebagai anggota trio vokal Rida Sita Dewi. Ia merupakan alumnus SMA Negeri 2 Bandung dan lulusan Universitas Parahyangan, jurusan Hubungan Internasional. Sejak menerbitkan novel Supernova yang populer pada tahun 2001, ia kemudian dikenal luas sebagai novelis.

Karya
  • 2001 - Novel Supernova : Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh
  • 2002 - Novel Supernova : Akar
  • 2003 - Kumpulan Prosa dan Puisi "Filosofi Kopi"
  • 2004 - Novel Supernova : Petir
  • 2008 - Kumpulan Cerita Rectoverso
  • 2009 - Novel Perahu Kertas
  • 2011 - Kumpulan Cerita Madre
  • 2012 - Novel Supernova : Partikel
  • 2014 - Novel Supernova : Gelombang


source

Quote:
3. Andrea Hirata


image courtesy of infografisokezone.com

Andrea Hirata terlahir dengan nama Aqil Barraq Badruddin Seman Said Harun (lahir di Belitung, 24 Oktober 1976; umur 38 tahun) adalah novelis yang telah merevolusi sastra Indonesia. Ia berasal dari Pulau Belitung, provinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah Laskar Pelangi.

Karya
  • 2005 - Laskar Pelangi
  • 2006 - Sang Pemimpi
  • 2007 - Edensor
  • 2008 - Maryamah Karpov
  • 2010 - Padang Bulan & Cinta di Dalam Gelas
  • 2011 - Sebelas Patriot
  • 2012 - Laskar Pelangi Song Book


source

Quote:
4. Mira Widjaja


image courtesy of infografisokezone.com

Mira Widjaja (Wong), atau lebih dikenal dengan nama pena Mira W. (lahir 13 September 1951; umur 63 tahun), adalah novelis Indonesia. Terlahir dari keluarga keturunan Tionghoa, ia dikenal sebagai salah satu penulis novel-novel roman populer di Indonesia. Ayahnya, Othniel, adalah pelopor industri perfilman di Indonesia. Mira menulis novel dengan berbagai genre, termasuk roman, kriminal, dan kehidupan rumah sakit. Ia berprofesi sebagai dokter sebelum menjadi penulis

Karya
  • 1975 - Benteng Kasih
  • 1977 - Dokter Nona Friska
  • 1980 - Disini Cinta Pertama Kali Bersemi


source

Quote:
5. Habiburrahman El Shirazy


image courtesy of infografisokezone.com

Habiburrahman El Shirazy(lahir di Semarang, Jawa Tengah, 30 September 1976; umur 38 tahun) adalah novelis nomor. 1 Indonesia dinobatkan oleh Insani Universitas Diponegoro. Selain novelis, sarjana Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir ini juga dikenal sebagai sutradara, dai, dan penyair. Karya-karyanya banyak diminati tak hanya di Indonesia, tapi juga di mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Hongkong, Taiwan dan Australia. Karya-karya fiksinya dinilai dapat membangun jiwa dan menumbuhkan semangat berprestasi pembaca. Di antara karya-karyanya yang telah beredar di pasaran adalah Ayat-Ayat Cinta (telah dibuat versi filmnya, 2004), Di Atas Sajadah Cinta (telah disinetronkan Trans TV, 2004), Ketika Cinta Berbuah Surga (2005), Pudarnya Pesona Cleopatra (2005), Ketika Cinta Bertasbih (2007), Ketika Cinta Bertasbih 2 (Desember, 2007) Dalam Mihrab Cinta (2007), Bumi Cinta, (2010) dan The Romance. Kini sedang merampungkan Langit Makkah Berwarna Merah, Bidadari Bermata Bening, dan Bulan Madu di Yerussalem.

Karya
  • 2004 - Ayat-Ayat Cinta
  • 2004 - Pudarnya Pesona Cleopatra
  • 2006 - di Atas Sajadah Cinta
  • 2007 - Dalam Mihrab Cinta
  • 2009 - Ketika Cinta Bertasbih
  • 2009 - Ketika Cinta Bertasbih 2
  • 2010 - Bumi Cinta


source

Quote:
6. Ayu Utami


image courtesy of infografisokezone.com

Justina Ayu Utami atau hanya Ayu Utami (lahir di Bogor, Jawa Barat, 21 November 1968; umur 45 tahun) adalah aktivis jurnalis dan novelis Indonesia, ia besar di Jakarta dan menamatkan kuliah di Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Ia pernah menjadi wartawan di majalah Humor, Matra, Forum Keadilan, dan D&R. Tak lama setelah penutupan Tempo, Editor dan Detik pada masa Orde Baru, ia ikut mendirikan Aliansi Jurnalis Independen yang memprotes pembredelan. Kini ia bekerja di jurnal kebudayaan Kalam dan di Teater Utan Kayu. Novelnya yang pertama, Saman, mendapatkan sambutan dari berbagai kritikus dan dianggap memberikan warna baru dalam sastra Indonesia. Ayu dikenal sebagai novelis sejak novelnya Saman memenangi sayembara penulisan roman Dewan Kesenian Jakarta 1998. Dalam waktu tiga tahun Saman terjual 55 ribu eksemplar. Berkat Saman pula, Ayu mendapat Prince Claus Award 2000 dari Prince Claus Fund, sebuah yayasan yang bermarkas di Den Haag, yang mempunyai misi mendukung dan memajukan kegiatan di bidang budaya dan pembangunan. Akhir 2001, ia meluncurkan novel Larung.

Karya
  • 1998 - Novel Saman
  • 2001 - Novel Larung
  • 2003 - Kumpulan Esai "Si Parasit Lajang"
  • 2008 - Novel Bilangan Fu
  • 2010 - Novel Manjali Dan Cakrabirawa (Seri Bilangan Fu)
  • 2012 - Novel Cerita Cinta Enrico
  • 2012 - Novel Soegija: 100% Indonesia
  • 2012 - Novel Lalita (Seri Bilangan Fu)
  • 2013 - Novel Si Parasit Lajang
  • 2013 - Novel Pengakuan: Eks Parasit Lajang
  • Novel Maya


source

Quote:
7. Marga T


image courtesy of infografisokezone.com

Marga Tjoa (lahir di Jakarta, 27 Januari 1943; umur 71 tahun), yang lebih dikenal dengan nama Marga T., adalah salah seorang pengarang Indonesia yang paling produktif. Namanya mulai dikenal pada tahun 1971 lewat cerita bersambungnya, Karmila yang kemudian dibukukan dan difilmkan. Sejak kecil Marga telah banyak menulis. Karangan-karangannya mula-mula dimuat di majalah sekolahnya. Pada usia 21 tahun, ia menghasilkan cerita pendeknya yang pertama, Kamar 27, yang kemudian disusul oleh bukunya yang pertama, Rumahku adalah Istanaku, sebuah cerita anak-anak, yang diterbitkan pada 1969. Sebagai penulis, Marga adalah seorang pekerja keras. Ia dapat menghabiskan waktu empat hingga lima jam sehari dalam mengarang. Kedisiplinannya juga tampak dari kegiatannya membaca apa saja. "Masyarakat berhak memilih bacaan yang disukainya, tapi penulis tidak. Ia harus membaca tulisan siapa pun," begitu prinsip Marga. Karena itu ia rela mengeluarkan banyak uang untuk membeli novel. Novelnya yang paling mutakhir, "Sekuntum Nozomi", buku ketiga, yang terbit pada 2004, mengangkat kisah seputar tragedi Mei 1998 yang menelan banyak korban khususnya di kalangan kaum perempuan keturunan Tionghoa.

Karya
  • 1969 - Rumahku adalah Istanaku
  • 1971 - Karmila
  • 1974 - Badai Pasti Berlalu
  • 1976 - Gema Sebuah Hati
  • 1976 - Bukan Impian Semusim
  • 1977 - Sepotong Hati Tua
  • 1979 - Lagu Cinta: kumpulan cerpen


source

Quote:
8. Asma Nadia


image courtesy of infografisokezone.com

Asma Nadia, adalah penulis Indonesia. Saat ini dikenal sebagai Pendiri Forum Lingkar Pena, suatu perkumpulan yang ikut dibidaninya untuk membantu penulis-penulis muda, dan manajer AsmaNadia Publishing House. Karena karya-karyanya ia pernah mendapat berbagai penghargaan. Selain menulis, Asma sering diminta untuk memberi materi dalam berbagai loka karya yang berkaitan dengan penulisan serta keperempuanan, baik di dalam mau pun di luar negeri. Tahun 2009 dalam perjalanannya keliling Eropa usai mendapatkan undangan writers in residence dari Le Chateau de Lavigny (Agustus - September 2009), Nadia sempat diundang untuk memberikan workshop dan dialog kepenulisan al. di PTRI Jenewa, Masjid Al Falah Berlin (bekerja sama dengan FLP dan KBRI di sana), KBRI Roma, Manchester (dalam acara KIBAR Gathering), dan Newcastle.

Karya
  • 2009 - Emak Ingin Naik Haji
  • 2011 - Rumah tanpa Jendela


source

Quote:
9. W.S. Rendra


image courtesy of infografisokezone.com

Rendra (Willibrordus Surendra Broto Rendra); lahir di Solo, Jawa Tengah, 7 November 1935 â€" meninggal di Depok, Jawa Barat, 6 Agustus 2009 pada umur 73 tahun) adalah penyair ternama yang kerap dijuluki sebagai "Burung Merak". Ia mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta pada tahun 1967. Ketika kelompok teaternya kocar-kacir karena tekanan politik, kemudian ia mendirikan Bengkel Teater Rendra di Depok, pada bulan Oktober 1985. Semenjak masa kuliah ia sudah aktif menulis cerpen dan esai di berbagai majalah.

Drama
  • 1954 - Orang-orang di Tikungan Jalan
  • 1967 - Bib Bob Rambate Rate Rata (Teater Mini Kata)
  • 1977 - SEKDA
  • 1972 - Mastodon dan Burung Kondor
  • 1986 - Panembahan Reso


Kumpulan Sajak/Puisi
  • Ballada Orang-orang Tercinta (Kumpulan sajak)
  • Blues untuk Bonnie
  • Empat Kumpulan Sajak
  • Sajak-sajak Sepatu Tua
  • Mencari Bapak


source

Quote:
10. Djenar Maesa Ayu


image courtesy of infografisokezone.com

Djenar Maesa Ayu (lahir di Jakarta, 14 Januari 1973; umur 41 tahun) adalah seorang penulis Indonesia Cerpen-cerpennya telah tersebar di berbagai media massa Indonesia seperti Kompas, The Jakarta Post, Republika, Koran Tempo, Majalah Cosmopolitan,Lampung Post, dan majalah Djakarta! . Karyanya tergambar sebagai propokatif dan mengerikan, unik dan berani. Karena keberaniannya dalam menulis topik buku yang ditulisnya, Djenar dianggap sebagai salah satu sastra wangi (mengangkat seksualitas). Djenar mulai menulis saat masih sekolah dasar. Setelah lulus kuliah, dia bekerja sebagai presenter televisi untuk jangka waktu pendek sebelum memulai dunia menulis. Ia adalah putri dari pasangan sutradara film legendaris Syuman Djaya dan pemeran wanita Tutie Kirana. Djenar memiliki dua orang anak yaitu Banyu Bening dan Btari Maharani.

Karya
  • 2001 - Mereka Bilang, Saya Monyet!
  • 2005 - Jangan Main-main (dengan Kelaminmu)
  • 2006 - Cerita Pendek Tentang Cerita Cinta Pendek
  • 2008 - Nayla
  • 2011 - 1 Perempuan 14 Lelaki
  • 2012 - T(w)itit!
  • 2014 - SAIA


source

Quote:Sebenarnya masih banyak penulis yang tak kalah hebat dan populer dari mereka, cuma karena keterbatasan informasi, ane hanya memasukkan 10 penulis yang paling terpopuler. Dan sungguh miris, di jaman sekarang, banyak para pemuda-mudi yang enggan mengikuti jejak mereka menjadi penulis. Mereka lebh sibuk dengan gadget dan permaianan video game.

Spoiler for Bonus
image courtesy of infografis okezone.com

Quote:
Spoiler for no repost

Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/5451d098bfcb17af218b4573

TryOut AAMAI

Popular Posts

Solusi WC Mampet Degra Simba

Arsip Kaskus HT

 
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger
close(x)