Home » » Mengenal Bahayanya Puffer Alias Ikan Buntal

Mengenal Bahayanya Puffer Alias Ikan Buntal





Quote:

Apa sih Ikan buntal itu?

Ikan buntal atau dalam bahasa inggrisnya buffer fish, kalau didaerah gw nama ikan ini berubah jadi Bukum , adalah salah satu yang membuat pemancing kayak gw ini kesel, bukan apa2 ikan ini sudah tidak bisa dimakan + racun nya ini tidak tanggung2 bisa bikin pingsan bahkan sampai ada yg mati.

Sebelum lebih jauh coba kita denger dulu apa kata mbah Wekipedia

Quote:Tetraodontidae adalah sebuah famili dari ikan muara dan laut yang berasal dari ordo Tetraodontiformes.Secara morfologi, ikan-ikan serupa yang termasuk dalam famili ini serupa dengan ikan landak yang memiliki tulang belakang luas yang besar (tidak seperti tulang belakang Tetraodontidae yang lebih tipis, tersembunyi, dan dapat terlihat ketika ikan ini menggembungkan diri). Nama ilmiah ini merujuk pada empat gigi besar yang terpasang pada rahang atas dan bawah yang digunakan untuk menghancurkan cangkang krustasea dan moluska, mangsa alami mereka.

Ikan buntal secara umum dipercayai sebagai vertebrata paling beracun kedua di dunia setelah Katak Racun Emas. Organ-organ dalam seperti hati dan kadang kulit mereka sangat beracun bagi sejumlah hewan jika dimakan, namun daging beberapa spesies ikan ini dijadikan sebagai makanan di Jepang (disebut ??, diucapkan fugu), Korea (disebut bok), dan Cina (disebut ?? he2 tun2) dan disiapkan oleh juru masak yang tahu bagian tubuh mana yang aman dimakan dan seberapa banyak kadarnya.

Tetraodontidae terdiri dari sedikitnya 121 spesies ikan buntal yang terbagi dalam 20 genera. Ikan ini banyak ragamnya di perairan tropis dan tidak umum dalam di perairan zona sedang dan tidak ada di perairan dingin. Mereka memiliki ukuran kecil hingga sedang, meski beberapa spesies memiliki panjang lebih dari 100 sentimeter
Quote:


Baca yg gw bold, Betapa mengerikannya ikan ini meski bentuk nya imut kata org indo, kawai kata orang jepang tapi racunnya itu tidak manis gan. Disebuah artikel gw baca racun ikan ini bisa membunuh 30 orang dewasa.

Racun bereaksi saat duri masuk ke darah agan, dalam waktu 6 jam kalau tidak di tangani dengan serius org tersebut akan mati.


Quote:Racun Pada Buffer Fish

Di dalam duri buffer fish terdapat zat kimia yg bernama Tetrodotoksin. Zat ini sejenis neurotoksin yang dikenal tidak memiliki penawar racunnya. Walaupun telah terdapat penawar yang telah berhasil diujicobakan pada tikus, kajian lebih lanjut masih harus dilakukan untuk menentukan kemujaraban penawar racun ini pada manusia.

Tetrodotoksin menghambat potensial aksi saraf dengan berikatan dengan pori-pori saluran natrium pada membran sel saraf

NB: Neurotoksin adalah sebuah toksin yang beraksi di sel saraf - neuron - biasanya dengan berinteraksi pada protein membran.







Salah Satu Korban Ikan Buntal a.k.a nyonya Puff

Quote:7 Bersaudara Keracunan Ikan Buntal, 1 Tewas

TRIBUNNEWS.COM,SINGARAJA - Suasana duka menyelimuti kediaman Wayan Madra (57) di Desa Penyabangan, Jumat (27/6/2014).Sejumlah kerabat dan tetangga Madra berkumpul di rumahnya dengan perasaan sedih.Madra meninggal akibat keracunan setelah mengkonsumsi ikan buntal, kemarin pukul 03.00 Wita.

Menantu Madra, Gusti Nyoman Mulyadi (50) menceritakan, kejadian ini berawal saat Madra bersama enam orang lain yang juga masih kerabat, meminum tuak di rumah Putu Indra pada Kamis (26/6) sore.Selain Putu Indra, ikut bergabung Komang Sriasa (40), Kadek Santini (35), Komang Wirnata (47), Wayan Pandra (37) dan Kade Sumantra (49).
Kemudian mereka mendapat kiriman ikan buntal dari Putu Juli Adnyana, cucu Putu Indra. Sore itu pukul 16.00 Wita, Juli memancing di Pantai Desa Penyabangan dan mendapatkan seekor ikan buntal berbobot 2 kilogram.

Setelah itu, ikan yang sudah sempat dibersihkan diberikan kepada Putu Indra untuk dimasak. Kemudian ikan dimasak Indra menjadi rawon untuk menemani malam mereka sembari bercengkerama.Tetapi, Indra yang sudah biasa memasak ikan buntal lupa membersihkan isi perut ikan itu.

Sekitar pukul 19.00 Wita rawon pun selesai dimasak. Mereka bertujuh kemudian menyantap bersama sambil minum tuak. Sejam kemudian, pukul 20.00 Wita, tujuh bersaudara itu selesai bercengkerama dan kembali ke rumah masing-masing untuk beristirahat.

Namun, Jumat (27/6) sekitar pukul 02.00 Wita, Madra menggelinjang di kasurnya dan merintih. Mulyadi bersama kerabat lain yang rumahnya berdekatan terbangun saat itu karena mendengar rintihan Madra.

Tetapi mereka membiarkan dan kembali beristirahat karena mengira Madra sedang mabuk.Pukul 05.00 Wita, Mulyadi dan anggota keluarga lain bangun. Mereka mendapati Madra tidak sadarkan diri di kasurnya.Mereka pun kemudian bergegas membawa Madra ke Puskesmas Gerokgak I.

Tetapi ternyata Madra sudah dalam keadaan meninggal saat dilarikan di Puskesmas.“Awalnya kami mengira hanya mabuk biasa kemudian ketiduran atau pingsan. Tapi setelah dibawa ke puskesmas, ternyata sudah meninggal. Mungkin ini sudah jalannya,” kata Mulyadi.

Ternyata enam orang lain yang bercengkerama bersama Madra dan memakan rawon pagi itu mengeluhkan sakit di bagian perut, kepala pusing, dan muntah-muntah. Mereka pun kemudian dilarikan ke Puskesmas Gerokgak I.

Empat orang lain bahkan harus dirujuk ke RSUD Buleleng karena keterbatasan tim medis.Perbekel Penyabangan, Made Santika mengatakan, dirinya mendapatkan laporan ada warganya yang keracunan ikan pada Jumat dinihari. Kemudian ia bergegas menuju ke Puskesmas Gerokgak I.Santika mengaku telah melaporkannya kepada polisi dan instansi terkait.
“Polisi, dinas kesehatan, dan perikanan juga sudah melihat langsung keadaannya. Sebenarnya korban-korban ini sudah biasa makan ikan buntal. Mungkin karena kurang bersih, bisa jadi racun di ikan ini menyebar,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, IGN Mahapramana mengatakan, keracunan yang dialami tujuh bersaudara dan menyebabkan Madra meninggal dunia karena ikan buntal yang dikonsumsinya.Pihaknya saat ini masih belum mengetahui kandungan racun dan masih menguji sampelnya di laboratorium RSUP Sanglah, Denpasar.

"Kami masih membawa bahan-bahan seperti bahan mentah, ikan yang sudah dimasak dan darah korban di laboratorium Denpasar. Hasilnya masih belum kita ketahui," kata Mahapramana.
Terkait#Keracunan

Quote:Kapan Ikan Buntal Menggembung

Lantaran tidak terlampau jago berenang, ikan yang juga di kenal dengan nama puffer fish ini sering banget dapat ancaman. Maka dari itu, agar tidak jadi santapan ikan lain, ikan ini bertahan lewat cara memasukkan banyak air ke dalam badannya serta menggembung.

Saat menggembung, ukuran badan ikan buntal dapat mencapai dua atau tiga kali lipat dari pada ukuran wajarnya. Saat menggembung, duri-duri beracun pada badannya juga keluar serta mengeras

Mau Nengok gimana cara hewan ini Menggembung Simak Video dibawah



Yang Divideo ini mgkin salah satu dari ikan puffer yg tidak berbahaya, coba lihat dengan teliti tidak ada Durinya bukan

Quote:CAREFULL DONT TOUCH ANYTHING

Jadi hati-hati kalau dapat ikan ini salah2 antar nyawa gan , Bagi yg uda tau ane ucapin selamat gan, bagi yg belum tau sekarang uda tau kan . Thank yg uda mau baca dan usahakan kasih tau kawan2 agan yg hobi mancing, supaya lebih hati-hati

Quote:Supported by :

ME

Quote:Sumber
  • wekipedia
  • sumber2
  • sumber3


  • Quote:Perbedaan Google com dan co.id[Ngakak]

    Mark Vs Tifatul

    Mengenal Puffer fish aka ikan butal

    beberapa Dewa yang terkenal didunia

    mau nengok pangkas rambut dgn api masuk [must see]

    Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/542ecbe432e2e64d648b4575

    TryOut AAMAI

    Popular Posts

    Solusi WC Mampet Degra Simba

    Arsip Kaskus HT

     
    Template Created by Creating Website Published by Mas Template
    Proudly powered by Blogger
    close(x)